JAMBI, BungoPos.com – Persiapan Kota Jambi sebagai tuan rumah Musabaqah Tilawatil Quran dan Hadis (MTQH) ke-55 tingkat Provinsi Jambi tahun 2026 terus dimatangkan. Selain memastikan kesiapan penyelenggaraan, Pemerintah Kota (Pemkot) Jambi juga melibatkan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) untuk mendorong perekonomian masyarakat.
Hal tersebut disampaikan Wakil Wali Kota Jambi, Diza Hazra Aljosha, S.E., M.A., dalam kegiatan technical meeting, penetapan peserta, dan expose tuan rumah penyelenggara MTQH ke-55 tingkat Provinsi Jambi tahun 2026.
Diza mengatakan, persiapan Kota Jambi saat ini telah mencapai hampir 90 persen. Sejumlah kebutuhan pelengkap masih diselesaikan, termasuk undangan, konsumsi, serta persiapan penerimaan peserta yang dijadwalkan pada 30 Oktober 2026.
“Persiapan kami mungkin sudah hampir 90 persen, teknisnya alhamdulillah insyaallah sudah siap. Tapi paling teknis pelengkap seperti undangan dan makanan ini yang masih progressing sampai akhir H-2,” ujar Diza.
Ia menegaskan, Pemkot Jambi menyambut baik kepercayaan yang diberikan untuk menjadi tuan rumah. Menurutnya, pelaksanaan MTQH tidak hanya menjadi kegiatan keagamaan, tetapi juga diharapkan membawa manfaat bagi masyarakat, khususnya pelaku UMKM.
Diza menjelaskan, panitia telah dibentuk untuk mengatur keterlibatan UMKM, mulai dari pendataan hingga proses kurasi. Pelaku usaha yang dilibatkan didominasi sektor kuliner, tetapi terdapat pula usaha nonkuliner, seperti kerajinan dan industri ekonomi kreatif.
“Insyaallah ini agak sedikit berbeda, karena memang juga menyiapkan tempat makan, kursi dan mejanya agar pengunjung lebih betah bisa mendengarkan ataupun menyaksikan kegiatan MTQ sambil makan dan minum di tempat tersebut,” jelasnya.
Pelibatan UMKM tersebut diharapkan dapat membantu meningkatkan aktivitas perdagangan di Kota Jambi. Diza juga berharap kegiatan ini menjadi momentum untuk mendorong kembali penjualan pelaku usaha yang sebelumnya terdampak kondisi cuaca.
Sementara itu, Wakil Gubernur Jambi, Abdullah Sani, mengapresiasi persiapan yang dilakukan Pemkot Jambi. Ia menyampaikan terima kasih kepada jajaran pemerintah kota yang telah mempersiapkan penyelenggaraan MTQH sejak jauh hari.
“Pertama yang paling penting adalah ucapan terima kasih kita yang tak terhingga kepada jajaran pemerintah Kota Jambi yang sudah jauh-jauh hari mempersiapkan dengan penuh antusias,” ujar Abdullah Sani.
Menurutnya, koordinasi antara pemerintah provinsi dan pemerintah kota diperlukan agar berbagai kebutuhan penyelenggaraan dapat terpenuhi dengan baik. Ia berharap seluruh rangkaian kegiatan MTQH dapat berjalan lancar dan sukses.
Abdullah Sani juga menekankan bahwa MTQH bukan sekadar ajang perlombaan membaca Al-Qur'an, melainkan sarana untuk mempererat silaturahmi dan mengamalkan nilai-nilai Al-Qur'an dalam kehidupan sehari-hari.
“Tujuannya agar nilai-nilai Al-Qur'an ini di bumi Jambi senantiasa kita amalkan, kita wujudkan dalam kehidupan sehari-hari,” katanya.
Ia turut mengingatkan seluruh pihak agar menjaga keamanan dan ketertiban selama kegiatan berlangsung. Dengan persiapan yang terus dimatangkan serta dukungan pemerintah dan masyarakat, pelaksanaan MTQH ke-55 tingkat Provinsi Jambi diharapkan berjalan sukses dan memberikan manfaat bagi masyarakat.
Selain menjadi momentum penguatan syiar Islam, kegiatan ini juga diharapkan membuka peluang bagi UMKM lokal untuk berkembang melalui keterlibatan mereka dalam rangkaian penyelenggaraan MTQH.(*)