MUARA BUNGO, bungopos.com – Empat mahasiswa Universitas Muhammadiyah Muara Bungo (UMMUBA) menorehkan prestasi di panggung akademik internasional. Mereka berhasil meraih penghargaan Best Participant dalam ajang International Seminar on Health Administration and Management II yang berlangsung di Fakulti Perubatan dan Sains Kesihatan, Universiti Putra Malaysia (UPM), Malaysia, Selasa (27/10/2026).
Keberhasilan ini menjadi bukti bahwa mahasiswa perguruan tinggi daerah memiliki peluang yang sama untuk tampil dan berkontribusi dalam forum akademik lintas negara.
Keempat mahasiswa Program Studi Administrasi Kesehatan tersebut adalah Ayudia Fassha, M. Raja Vantatum, Ninda Ayu Rahmania, dan Hanifa Maulidya Ananti.
Penghargaan Best Participant diberikan sebagai bentuk apresiasi atas partisipasi aktif, antusiasme, dan keterlibatan mereka selama mengikuti seminar. Forum ini mempertemukan akademisi dan mahasiswa untuk membahas perkembangan, tantangan, serta masa depan administrasi dan manajemen kesehatan dalam perspektif global.
Seminar tersebut menghadirkan dua akademisi Universiti Putra Malaysia, yakni Prof. Dr. Rukman Awang Hamat, MBBS., MPATH, dan Prof. Madya Dr. Aidalina Mahmud, MBChB., M. Community Medicine, Ph.D.
Kedua narasumber memberikan perspektif akademik mengenai dinamika administrasi dan pengelolaan layanan kesehatan, termasuk berbagai tantangan yang dihadapi sistem kesehatan dalam menghadapi perubahan kebutuhan masyarakat dan perkembangan dunia medis.
Bagi mahasiswa UMMUBA, forum ini tidak sekadar menjadi ruang untuk memperoleh pengetahuan baru. Lebih dari itu, kegiatan tersebut membuka kesempatan untuk mengenal pendekatan akademik, bertukar gagasan, dan memahami praktik administrasi kesehatan dari perspektif negara lain.
Pengalaman lintas negara ini menjadi penting di tengah semakin kompleksnya pengelolaan sektor kesehatan. Kemampuan administrasi, manajemen organisasi, tata kelola pelayanan, serta pemahaman terhadap sistem kesehatan global merupakan kompetensi yang semakin dibutuhkan oleh tenaga profesional di masa depan.
Membangun Kepercayaan Diri di Panggung GlobalKepala Program Studi Administrasi Kesehatan UMMUBA, Karlinda, S.K.M., M.K.M., menyampaikan apresiasi atas pencapaian keempat mahasiswanya tersebut.
Menurutnya, keberhasilan meraih penghargaan dalam forum internasional merupakan kebanggaan bagi program studi sekaligus motivasi untuk memperluas kesempatan mahasiswa dalam mengembangkan kapasitas akademik.
"Pencapaian ini tentu menjadi kebanggaan bagi Program Studi Administrasi Kesehatan UMMUBA. Kami berharap penghargaan ini tidak hanya menjadi motivasi bagi mahasiswa yang meraihnya, tetapi juga mendorong mahasiswa lainnya untuk terus mengembangkan kemampuan, meningkatkan kepercayaan diri, serta berani mengambil kesempatan untuk berpartisipasi dalam kegiatan akademik bertaraf internasional," ungkap Karlinda.
Ia menambahkan, keterlibatan mahasiswa dalam seminar internasional diharapkan dapat memperluas wawasan sekaligus membangun kesiapan menghadapi dunia kerja yang semakin kompetitif.
Menurutnya, lulusan administrasi kesehatan tidak cukup hanya menguasai teori dan kompetensi akademik. Mereka juga perlu memiliki kemampuan komunikasi, berpikir kritis, memahami perkembangan global, serta mampu beradaptasi dengan perubahan tata kelola pelayanan kesehatan.
Prestasi Daerah, Perspektif DuniaCapaian empat mahasiswa UMMUBA di Malaysia memperlihatkan pentingnya membuka akses pendidikan tinggi terhadap pengalaman akademik internasional.
Di tengah persaingan kualitas sumber daya manusia, kesempatan mengikuti seminar, konferensi, dan pertukaran pengetahuan lintas negara menjadi salah satu instrumen penting untuk meningkatkan daya saing lulusan perguruan tinggi.
Bagi UMMUBA, prestasi ini sekaligus menjadi bagian dari upaya memperkuat kualitas pendidikan melalui pengembangan wawasan global, perluasan jejaring akademik, dan peningkatan kompetensi mahasiswa.
Keberhasilan tersebut juga membawa pesan penting bagi dunia pendidikan di daerah: keterbatasan geografis bukan penghalang untuk meraih pengakuan di tingkat internasional.
Dari Muara Bungo menuju panggung akademik Malaysia, empat mahasiswa ini menunjukkan bahwa kualitas, keberanian, dan kesempatan belajar dapat membawa nama perguruan tinggi daerah melintasi batas negara.
Prestasi mereka bukan sekadar penghargaan dalam sebuah seminar, melainkan gambaran bahwa masa depan pendidikan tinggi daerah harus dibangun dengan kompetensi lokal dan perspektif global. (***)