MUARABUNGO, BungoPos.com – Ratusan warga Dusun Senamat,kecamatan Pelepat,
yang terdiri atas buruh dan keluarga pekerja pabrik berondol kelapa sawit melakukan aksi unjuk rasa di Kantor DPRD Kabupaten Bungo. (29/10/2026)
Mereka menuntut agar pabrik kembali diizinkan beroperasi kembali karena menjadi sumber penghidupan bagi banyak keluarga.
Aksi sempat diwarnai ketegangan setelah massa menunggu sekitar tiga jam tanpa ditemui anggota DPRD maupun perwakilan pemerintah daerah.
Dalam orasi nya Koordinator lapangan, Tomi, mengatakan penghentian operasional pabrik berdampak langsung terhadap para pekerja dan keluarganya.
“Tuntutan kami hanya meminta pabrik kembali dioperasikan. Puluhan bahkan ratusan karyawan menggantungkan kehidupan di dalamnya. Ini menyangkut hajat hidup orang banyak,” ujarnya.
Masa juga mempertanyakan keputusan penghentian operasional sebelum keluarnya hasil pemeriksaan laboratorium terkait dugaan pencemaran aliran sungai dan kematian ikan pada selasa (27/10/2026).
Setelah menunggu sejak dari pukul 11.00 hingga 14.00 WIB, massa akhirnya ditemui Wakil Bupati Bungo Tri Wahyu Hidayat, didampingi bersama perwakilan Dinas Lingkungan Hidup( DLH) dan Kepala Dinas Perizinan.
Wakil Bupati Bungo, Tri Wahyu Hidayat menyampaikan bahwa, pabrik diperbolehkan kembali beroperasi untuk sementara, sambil menunggu hasil pemeriksaan laboratorium dan tindak lanjut rapat dengar pendapat.
Namun, perusahaan diminta tetap menaati seluruh ketentuan.
"Jika hasil pemeriksaan nantinya membuktikan adanya pelanggaran lingkungan, perusahaan harus menerima konsekuensi sesuai aturan." Pungkasnya.
Setelah menerima keputusan tersebut, massa membubarkan diri dan kembali ke Dusun Senamat. (ica)