JAKARTA, bungopos.com - Saat sedang berkendara, tiba-tiba sebuah motor menyalip dari samping. Ia tidak melihat motor itu datang.Tabrakan pun terjadi. Barulah ia menyadari bahwa ada bagian dari pandangan sampingnya yang tidak tertangkap.
Begitulah gangguan lapang pandang dapat berkembang perlahan. Seseorang sering kali tidak menyadarinya sampai terjadi kejadian seperti ini.
Mengapa hal ini dapat terjadi?
Salah satu penyebabnya adalah tumor pituitari. Kelenjar pituitari merupakan kelenjar kecil di dasar otak yang berperan penting dalam mengatur berbagai hormon tubuh. Letaknya sangat dekat dengan saraf penglihatan. Jika tumor membesar, tumor dapat menekan bagian saraf penglihatan dan menyebabkan gangguan lapang pandang.
Mengapa Tumor Pituitari Dapat Mengganggu Penglihatan?Tepat di atas kelenjar pituitari terdapat persilangan saraf penglihatan yang disebut kiasma optikum. Struktur ini berperan dalam menghantarkan informasi penglihatan dari kedua mata menuju otak.
Ketika tumor pituitari membesar, tumor dapat menekan persilangan saraf tersebut. Akibatnya, seseorang dapat kehilangan sebagian penglihatan dari sisi kanan dan kiri, sementara penglihatan lurus ke depan masih terlihat cukup jelas.
Kondisi ini disebut gangguan lapang pandang. Pada tumor pituitari, salah satu pola yang khas adalah berkurangnya penglihatan di sisi luar kedua mata.
Kenali Gejala yang Sering Tidak DisadariGangguan penglihatan tidak selalu disebabkan oleh tumor pituitari. Namun, perubahan penglihatan yang menetap atau semakin berat perlu diperiksakan.
Bagaimana Cara Mengetahuinya?Pemeriksaan mata biasa belum tentu dapat mendeteksi seluruh gangguan lapang pandang. Oleh karena itu, dokter dapat menyarankan pemeriksaan khusus yang disebut pemeriksaan lapang pandang atau perimetri.
Pemeriksaan ini bertujuan mengetahui bagian penglihatan yang masih berfungsi dan bagian yang mengalami gangguan.
Jika ditemukan kelainan yang mengarah pada kemungkinan tumor pituitari, dokter dapat menganjurkan pemeriksaan MRI untuk melihat kondisi kelenjar pituitari dan struktur di sekitarnya.
Pemeriksaan hormon juga mungkin diperlukan karena tumor pituitari dapat memengaruhi fungsi hormon tubuh.
Apakah Penglihatan Dapat Kembali Normal?Gangguan penglihatan akibat tekanan tumor pituitari dapat membaik setelah mendapatkan penanganan yang tepat.
Pengobatan bergantung pada jenis tumor, ukuran, kondisi penglihatan, dan hasil pemeriksaan hormon. Sebagian tumor dapat ditangani dengan obat, sedangkan tumor yang menekan saraf penglihatan mungkin memerlukan operasi untuk mengurangi tekanan tersebut.
Namun, tidak semua gangguan penglihatan dapat pulih sepenuhnya. Peluang pemulihan dipengaruhi oleh tingkat kerusakan saraf dan lamanya gangguan terjadi.
Oleh karena itu, pemeriksaan dan penanganan sedini mungkin sangat penting untuk mempertahankan fungsi penglihatan.
Kapan Harus Segera ke Dokter?
Jangan menunggu hingga penglihatan semakin menyempit. Apabila mengalami gangguan penglihatan yang menetap atau semakin berat, segera periksakan diri ke dokter.
Apabila terjadi penurunan penglihatan secara mendadak, terutama disertai sakit kepala hebat, muntah, atau penglihatan ganda, segera datang ke instalasi gawat darurat.
Kenali Gejalanya, Lindungi Penglihatan AndaTumor pituitari umumnya merupakan tumor jinak, tetapi dapat menyebabkan gangguan serius apabila menekan saraf penglihatan.
Mengenali perubahan penglihatan merupakan langkah penting dalam deteksi dini. Dengan pemeriksaan dan penanganan yang tepat, fungsi penglihatan dapat dipertahankan dan pada sebagian pasien bahkan dapat membaik.
Jangan abaikan pandangan yang mulai menyempit. Deteksi dini dapat membantu menyelamatkan penglihatan Anda. (***)