REVIEW : Kegiatan melakukan revew terhadap APBD 2027

Anggaran 2027 Jadi Taruhan! Kepala MAN 2 Bungo Pastikan Setiap Rupiah Berujung pada Mutu Pendidikan

MUARA BUNGO, bungopos.com  — Kualitas sebuah madrasah tidak hanya ditentukan oleh prestasi akademik di ruang kelas. Di balik setiap program pendidikan yang berjalan, terdapat satu fondasi penting yang kerap luput dari perhatian: perencanaan anggaran yang matang, terukur, dan dapat dipertanggungjawabkan.

Kesadaran itulah yang menjadi bagian penting dari keikutsertaan Kepala Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 2 Bungo, Dra. Hj. Masniah, S.Pd., dalam kegiatan Review dan Finalisasi Pagu Alokasi Anggaran Satuan Kerja Pendidikan Islam Tahun Anggaran 2027 di lingkungan Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jambi.

Kegiatan yang berlangsung selama tiga hari, 6–8 Oktober 2026, tersebut mempertemukan para pimpinan dan pengelola satuan kerja pendidikan Islam di lingkungan Kanwil Kementerian Agama Provinsi Jambi. Forum ini menjadi ruang strategis untuk memastikan setiap rencana program memiliki arah pembiayaan yang jelas dan selaras dengan prioritas pembangunan pendidikan Islam.

Bagi MAN 2 Bungo, forum tersebut bukan sekadar agenda administratif. Proses review dan finalisasi pagu menjadi momentum untuk memastikan kebutuhan madrasah, program peningkatan mutu, pengembangan potensi peserta didik, hingga penguatan layanan pendidikan memperoleh dukungan anggaran yang proporsional.

Dalam rangkaian kegiatan tersebut, Dra. Hj. Masniah mengikuti pembahasan, review, sekaligus finalisasi pagu alokasi anggaran yang berkaitan dengan kebutuhan dan program kerja satuan pendidikan.

Langkah tersebut mencerminkan komitmen MAN 2 Bungo untuk membangun tata kelola madrasah yang semakin efektif, efisien, transparan, dan akuntabel.

Sebab, anggaran bukan sekadar angka dalam dokumen perencanaan. Di tangan pengelola pendidikan, anggaran merupakan instrumen untuk menerjemahkan visi madrasah menjadi program nyata yang memberikan dampak langsung bagi peserta didik.

“Proses review dan finalisasi anggaran merupakan tahapan penting untuk memastikan setiap program yang direncanakan memiliki dukungan anggaran yang tepat dan dapat dipertanggungjawabkan,” ujar Dra. Hj. Masniah.

Menurutnya, perencanaan yang baik akan menentukan seberapa optimal sumber daya yang tersedia dapat dimanfaatkan untuk mendukung peningkatan mutu pendidikan.

“Perencanaan anggaran yang baik akan menjadi salah satu fondasi dalam mendukung pelaksanaan program madrasah. Karena itu, setiap kebutuhan dan program harus direncanakan secara cermat agar anggaran yang tersedia dapat dimanfaatkan secara optimal untuk peningkatan mutu pendidikan,” tegasnya.

Melalui forum tersebut, seluruh satuan kerja di lingkungan Kanwil Kementerian Agama Provinsi Jambi diharapkan memiliki arah perencanaan anggaran yang semakin terukur dan selaras dengan kebijakan serta prioritas pembangunan pendidikan Islam.

Bagi MAN 2 Bungo, proses ini menjadi bagian dari perjalanan panjang membangun madrasah yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga kuat dalam tata kelola, pelayanan, inovasi, dan pengembangan sumber daya manusia.

Dengan perencanaan yang lebih matang, MAN 2 Bungo menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan ekosistem pendidikan yang mampu melahirkan peserta didik berprestasi, berkarakter, dan memiliki daya saing di tengah perubahan dunia yang semakin cepat.

Karena pada akhirnya, anggaran yang direncanakan dengan baik bukan sekadar tentang bagaimana uang dibelanjakan, tetapi tentang bagaimana setiap rupiah diterjemahkan menjadi investasi bagi masa depan pendidikan. (***)

Editor: Arya Abisatya
Sumber: https://man2bungo.mdrsh.id/