JAMBI, BungoPos.com - Wali Kota Jambi Maulana memastikan pelaksanaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) bagi 370 siswa Sekolah Rakyat (SR) siap digelar pada 30 Juli mendatang.
Untuk menjamin seluruh tahapan berjalan lancar, Pemerintah Kota Jambi mengerahkan seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) berkolaborasi dengan pemerintah pusat melalui tim transisi yang telah dibentuk.Kepastian itu disampaikan Maulana saat meninjau langsung kesiapan Sekolah Rakyat di kawasan Bagan Pete, Kecamatan Alam Barajo, Jumat (24/7). Peninjauan dilakukan untuk memastikan seluruh fasilitas penunjang pendidikan dan asrama telah siap digunakan sebelum para siswa mulai menempati lingkungan sekolah.Sebanyak 370 peserta didik dari jenjang SD, SMP, dan SMA yang berasal dari keluarga Desil 1 akan menjadi angkatan pertama yang mengikuti program Sekolah Rakyat di Kota Jambi. Program tersebut merupakan salah satu kebijakan pemerintah pusat untuk memperluas akses pendidikan berkualitas bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu.
Dalam peninjauan itu, Maulana memeriksa kesiapan ruang belajar, asrama, tenaga pendidik, pengasuh, hingga sarana pendukung lainnya. Menurutnya, seluruh kebutuhan dasar harus dipastikan tersedia agar para siswa dapat menjalani proses adaptasi dengan aman dan nyaman sejak hari pertama.
Kami sudah mengoordinasikan seluruh OPD terkait untuk berkolaborasi bersama Kementerian Sosial, pihak sekolah, Kementerian PUPR beserta satuan kerjanya agar seluruh persiapan dapat diselesaikan tepat waktu," ujar Maulana.
Ia mengatakan, seluruh kepala sekolah, majelis guru, pengasuh, serta pendamping dijadwalkan telah berada di lokasi sebelum para siswa memasuki asrama pada 30 Juli nanti.Fasilitas dasar harus sudah siap sehingga proses masuk asrama dan pelaksanaan MPLS dapat berlangsung sesuai rencana," katanya.
Maulana menegaskan, Sekolah Rakyat merupakan bentuk nyata kehadiran pemerintah dalam memberikan kesempatan yang setara bagi seluruh anak Indonesia untuk memperoleh pendidikan yang layak.
Menurutnya, para siswa yang mengikuti program tersebut merupakan generasi penerus bangsa yang harus mendapatkan pelayanan pendidikan terbaik tanpa terkecuali.
"Kami ingin memastikan mereka memulai perjalanan pendidikannya dengan rasa aman, nyaman, dan penuh semangat sehingga mampu berkembang menjadi generasi yang unggul," tegasnya.
Ia berharap program yang digagas Presiden itu mampu menjadi solusi dalam memperluas akses pendidikan inklusif sekaligus meningkatkan kualitas sumber daya manusia menuju Indonesia Emas 2045.
Pemkot Jambi, lanjut Maulana, berkomitmen memberikan dukungan penuh agar penyelenggaraan Sekolah Rakyat berjalan optimal, baik selama masa transisi maupun setelah kegiatan belajar mengajar dimulai.
Meski secara umum seluruh persiapan dinilai telah berjalan baik, Maulana memastikan akan kembali melakukan pengecekan menjelang hari pelaksanaan MPLS.
Kami akan memastikan sekali lagi seluruh kesiapan sebelum siswa masuk, sehingga tidak ada kendala saat kegiatan dimulai," pungkasnya.
Dalam peninjauan tersebut, Maulana didampingi perwakilan Kementerian Pekerjaan Umum dan Kementerian Sosial, kepala OPD di lingkungan Pemkot Jambi, camat dan lurah se-Kecamatan Alam Barajo, serta kepala sekolah, majelis guru, pengasuh, dan para pendamping Sekolah Rakyat. (*)