MUARA BUNGO, bungopos.com — Pemerintah Kabupaten Bungo dan Pemerintah Kabupaten Batanghari memperkuat hubungan dan kolaborasi antardaerah melalui penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) yang mencakup sejumlah sektor strategis.
Penandatanganan PKS berlangsung di Rumah Dinas Bupati Bungo, Kamis malam (27/8/2026), dan dilakukan langsung oleh Bupati Bungo H. Dedy Putra bersama Bupati Batanghari Muhammad Fadhil Arief.
Kerja sama tersebut meliputi bidang kepemudaan, olahraga dan pariwisata, pendidikan dan kebudayaan, administrasi kependudukan dan pencatatan sipil (Dukcapil), serta bidang sosial.
Bupati Batanghari Muhammad Fadhil Arief menegaskan, kerja sama tersebut bukan sekadar seremoni administratif, melainkan harus menjadi pintu masuk bagi lahirnya berbagai program konkret yang berdampak langsung terhadap masyarakat.
“Kita ingin kerja sama ini tidak hanya sebatas penandatanganan, tetapi benar-benar diwujudkan dalam program yang memberikan manfaat bagi masyarakat. Banyak hal yang bisa kita sinergikan antara Bungo dan Batanghari,” ujar Fadhil Arief.
Menurutnya, potensi yang dimiliki kedua daerah dapat menjadi modal penting untuk membangun kolaborasi yang lebih luas. Pertukaran pengalaman, penguatan program, hingga pengembangan potensi daerah dinilai dapat dilakukan secara bersama-sama.
Senada dengan itu, Bupati Bungo H. Dedy Putra menyambut positif terjalinnya kerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Batanghari.
Ia menilai hubungan antarpemerintah daerah perlu terus diperkuat melalui komunikasi, pertukaran pengalaman, dan kolaborasi dalam berbagai bidang pembangunan.
“Kami menyambut baik kerja sama ini. Bungo dan Batanghari memiliki banyak potensi untuk dikolaborasikan, sehingga ke depan sinergi ini bisa memberikan manfaat yang lebih besar bagi masyarakat,” kata Dedy Putra.
Penandatanganan PKS turut dihadiri Wakil Bupati Bungo Tri Wahyu Hidayat, para asisten, kepala organisasi perangkat daerah (OPD), serta kepala bagian di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bungo.
Dari Meja Kerja ke Lapangan HijauHubungan kedua pemerintah daerah kemudian berlanjut dalam suasana yang lebih santai. Sehari setelah penandatanganan PKS, Jumat (28/8/2026), jajaran Pemerintah Kabupaten Bungo dan Pemerintah Kabupaten Batanghari menggelar pertandingan persahabatan mini soccer.
Menariknya, kedua kepala daerah turut turun langsung ke lapangan dan ambil bagian dalam pertandingan tersebut.
Bukan sekadar olahraga, laga persahabatan itu menjadi ruang untuk mempererat silaturahmi, membangun kekompakan, sekaligus mencairkan suasana di antara jajaran kedua pemerintah daerah.
Momentum tersebut memperlihatkan bahwa kolaborasi antardaerah tidak selalu harus berlangsung di ruang rapat. Dari lapangan olahraga pun, komunikasi, kebersamaan, dan semangat membangun hubungan yang lebih kuat dapat tumbuh.
Dengan ditandatanganinya PKS dan diperkuat melalui berbagai kegiatan bersama, Bungo dan Batanghari diharapkan mampu menerjemahkan hubungan kelembagaan tersebut menjadi kolaborasi nyata yang menghadirkan manfaat bagi masyarakat di kedua daerah. (***)