PENGANGGURAN TERTINGGI : Tingkat pengangguran lulusan SMA

HUT RI ke-81 Bungo Punya PR, Pengangguran Tingkat SMA Masih Tinggi

MUARA BUNGO, bungopos.com — Di tengah semarak peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Kabupaten Bungo menyimpan pesan penting tentang makna kemerdekaan hari ini: perjuangan bukan lagi sekadar merebut kemerdekaan, tetapi memastikan setiap warga memiliki kesempatan untuk bekerja, berkarya, dan hidup lebih sejahtera.

Data Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Bungo tahun 2025 menunjukkan bahwa pendidikan memiliki hubungan erat dengan partisipasi masyarakat di dunia kerja. Semakin tinggi jenjang pendidikan yang ditempuh, semakin besar pula keterlibatan penduduk dalam angkatan kerja.

Lulusan perguruan tinggi mencatat tingkat partisipasi angkatan kerja tertinggi, mencapai 79,34 persen. Dari 25.274 penduduk berusia 15 tahun ke atas yang berpendidikan tinggi, sebanyak 20.052 orang masuk dalam angkatan kerja, dengan 19.343 orang telah bekerja dan 709 orang masih mencari pekerjaan.

Di kelompok lulusan Sekolah Menengah Atas (SMA), terdapat 98.764 penduduk usia kerja. Sebanyak 74.995 orang menjadi bagian dari angkatan kerja, terdiri dari 68.436 pekerja dan 6.559 pengangguran, sehingga tingkat partisipasi angkatan kerjanya mencapai 75,93 persen.

Sementara itu, lulusan Sekolah Dasar masih menjadi kelompok terbesar dengan 100.343 penduduk usia 15 tahun ke atas. Dari jumlah tersebut, 69.805 orang berada dalam angkatan kerja, dan 69.567 orang di antaranya telah bekerja, dengan tingkat bekerja terhadap angkatan kerja mencapai 99,66 persen.

Pada jenjang Sekolah Menengah Pertama (SMP), terdapat 64.267 penduduk usia kerja. Sebanyak 37.120 orang masuk angkatan kerja, terdiri dari 35.881 pekerja dan 1.239 pengangguran, dengan tingkat partisipasi angkatan kerja sebesar 57,76 persen.

Angka-angka tersebut menggambarkan bahwa pendidikan bukan hanya membuka pintu menuju dunia kerja, tetapi juga menjadi fondasi penting dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia. Di sisi lain, tantangan masih terlihat pada lulusan SMA yang mencatat jumlah pengangguran terbesar dibanding kelompok pendidikan lainnya, menjadi pengingat bahwa peningkatan keterampilan dan perluasan lapangan pekerjaan tetap menjadi pekerjaan rumah bersama.

Semangat inilah yang selaras dengan makna HUT ke-81 Kemerdekaan RI. Jika para pahlawan dahulu memperjuangkan kebebasan dengan pengorbanan jiwa dan raga, maka generasi hari ini dituntut mengisi kemerdekaan melalui peningkatan kualitas pendidikan, produktivitas, inovasi, dan kerja keras.

Bagi Kabupaten Bungo, data BPS tersebut menjadi cermin bahwa masa depan daerah akan sangat ditentukan oleh keberhasilan membangun manusia yang terampil, berdaya saing, dan mampu menciptakan nilai tambah bagi perekonomian. Kemerdekaan bukan hanya dikenang setiap 17 Agustus, tetapi diwujudkan dalam kesempatan yang semakin luas bagi setiap warga untuk belajar, bekerja, dan berkontribusi membangun Bungo yang lebih maju serta Indonesia yang semakin kuat di usia ke-81 tahun. (****)

Editor: Arya Abisatya
Sumber: https://bungokab.bps.go.id/