MUARA BUNGO, bungopos.com - Kabupaten Bungo menjadi daerah dengan pertambahan jumlah penduduk terbesar di Provinsi Jambi dalam periode 2022–2026. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), jumlah penduduk Bungo meningkat dari 371,4 ribu jiwa pada 2022 menjadi 390,85 ribu jiwa pada 2026, atau bertambah sekitar 19,45 ribu jiwa dalam empat tahun.
Posisi kedua ditempati Kabupaten Tebo. Jumlah penduduknya naik dari 346,2 ribu jiwa pada 2022 menjadi 363,89 ribu jiwa pada 2026, sehingga mengalami pertambahan sekitar 17,69 ribu jiwa. Kenaikan ini menunjukkan Tebo tetap menjadi salah satu wilayah dengan dinamika pertumbuhan penduduk yang cukup tinggi di Provinsi Jambi.
Di bawah Bungo dan Tebo, pertumbuhan penduduk terbesar berikutnya terjadi di Muaro Jambi yang bertambah sekitar 22,9 ribu jiwa secara absolut (karena basis penduduknya memang lebih besar), diikuti Merangin dan Batanghari yang juga mencatat peningkatan jumlah penduduk secara konsisten setiap tahun.
Sementara itu, Kota Sungai Penuh menjadi daerah dengan pertumbuhan penduduk paling rendah di Provinsi Jambi. Selama periode 2022–2026, jumlah penduduknya hanya bertambah dari 98,7 ribu jiwa menjadi 102,96 ribu jiwa, atau sekitar 4,26 ribu jiwa. Rendahnya pertumbuhan ini menunjukkan laju penambahan penduduk di kota tersebut relatif lebih lambat dibandingkan kabupaten dan kota lainnya.
Adapun Kabupaten Kerinci juga termasuk wilayah dengan pertumbuhan penduduk yang relatif rendah. Dalam empat tahun terakhir, jumlah penduduknya meningkat sekitar 6,14 ribu jiwa, dari 253,5 ribu jiwa menjadi 259,64 ribu jiwa.
Secara keseluruhan, jumlah penduduk Provinsi Jambi terus mengalami peningkatan setiap tahun, dari 3,633 juta jiwa pada 2022 menjadi 3,812 juta jiwa pada 2026. Tren ini menunjukkan bahwa kebutuhan terhadap layanan publik, pendidikan, kesehatan, perumahan, hingga lapangan pekerjaan akan terus meningkat seiring bertambahnya jumlah penduduk. (***)