TEBO, bungopos.com – Komitmen membentuk generasi yang berprestasi, disiplin, dan berakhlak mulia terus ditunjukkan MTsN 1 Tebo. Sebagai langkah awal menyambut peserta didik baru Tahun Pelajaran 2026/2027, madrasah menggelar kegiatan sosialisasi tata tertib yang diikuti oleh para wali murid kelas VII yang telah dinyatakan lulus seleksi penerimaan siswa baru.
Kegiatan yang berlangsung pada Selasa (16/6/2026) di Aula MTsN 1 Tebo tersebut dihadiri oleh Kepala Madrasah, Ketua Komite, Wakil Kepala Bidang Hubungan Masyarakat (Humas), serta Wakil Kepala Bidang Kesiswaan. Suasana penuh kehangatan dan antusiasme terlihat dari para orang tua yang hadir untuk mendapatkan informasi penting mengenai kehidupan belajar putra-putri mereka di lingkungan madrasah.
Dalam pemaparannya, Wakil Kepala Bidang Kesiswaan, Hj. Rahayu Winastuti, menjelaskan berbagai aturan dan tata tertib yang menjadi pedoman bagi seluruh siswa selama menempuh pendidikan di MTsN 1 Tebo. Menurutnya, keberhasilan pendidikan tidak hanya ditentukan oleh proses pembelajaran di kelas, tetapi juga oleh kedisiplinan, karakter, dan sinergi yang terjalin antara madrasah dan keluarga.
"Madrasah tidak dapat berjalan sendiri. Dukungan dan keterlibatan orang tua sangat dibutuhkan untuk membentuk karakter peserta didik yang disiplin, bertanggung jawab, dan berakhlak mulia. Karena itu, kami berharap seluruh wali murid dapat memahami dan mendukung pelaksanaan tata tertib yang berlaku," ujarnya.
Pada tahun ajaran ini, minat masyarakat untuk melanjutkan pendidikan di MTsN 1 Tebo kembali menunjukkan tren yang positif. Sebanyak 243 peserta mengikuti proses seleksi penerimaan siswa baru, dan setelah melalui tahapan seleksi yang ketat, 160 peserta dinyatakan lulus dan resmi diterima sebagai siswa kelas VII.
Tingginya jumlah pendaftar menjadi bukti meningkatnya kepercayaan masyarakat terhadap kualitas pendidikan yang diselenggarakan MTsN 1 Tebo. Madrasah tidak hanya dikenal karena prestasi akademiknya, tetapi juga karena keberhasilannya dalam membina karakter, kedisiplinan, dan nilai-nilai keagamaan peserta didik.
Kepala MTsN 1 Tebo dalam sambutannya menegaskan bahwa tata tertib bukanlah sekadar kumpulan aturan yang harus dipatuhi siswa, melainkan bagian dari proses pendidikan karakter yang akan membentuk kebiasaan baik dalam kehidupan sehari-hari.
"Tata tertib adalah fondasi untuk membangun budaya madrasah yang positif. Ketika sekolah dan orang tua memiliki visi yang sama dalam mendidik anak, maka insya Allah akan lahir generasi yang cerdas, berkarakter, dan siap menghadapi tantangan masa depan," ungkapnya.
Melalui kegiatan sosialisasi ini, MTsN 1 Tebo berharap tercipta kesamaan persepsi antara pihak madrasah dan orang tua mengenai pentingnya disiplin serta tanggung jawab siswa. Dengan kolaborasi yang kuat, lingkungan belajar yang aman, nyaman, dan kondusif dapat terwujud sehingga seluruh peserta didik mampu mengembangkan potensi terbaik yang mereka miliki.
Sosialisasi ini menjadi langkah awal yang penting dalam membangun kemitraan pendidikan antara madrasah dan keluarga. Sebab, keberhasilan seorang anak tidak hanya lahir dari kecerdasan akademik, tetapi juga dari dukungan orang tua dan lingkungan yang bersama-sama menanamkan nilai-nilai kebaikan. (***)