Walikota Jambi, dr.Maulana

Mahasiswi Asal Jambi Jadi Korban Kecelakaan KRL, Wali Kota Maulana Serahkan Santunan

JAMBI, Bungopos.com - Duka mendalam menyelimuti keluarga Nur Alimatun Citra Lestari (19), warga Kota Jambi yang menjadi salah satu korban meninggal dunia dalam kecelakaan KRL Commuter Line di wilayah Bekasi, Provinsi Jawa Barat, pada Senin (27/04/2026). Peristiwa tragis tersebut turut mengundang perhatian Pemerintah Kota Jambi.

Sebagai bentuk empati dan kepedulian, Wali Kota Jambi, Dr. dr. H. Maulana, M.K.M, mendatangi langsung rumah duka yang beralamat di Jalan Camar 2, Nomor 33, Kelurahan Sungai Asam, Kecamatan Pasar Jambi, pada Rabu (29/04/2026) pagi. Kehadiran orang nomor satu di Kota Jambi itu disambut haru oleh keluarga yang tengah berduka.

Almarhumah Nur Alimatun Citra Lestari diketahui merupakan mahasiswa STMA Trisakti angkatan 2024 dan alumni SMA Negeri 10 Kota Jambi. Ia menjadi salah satu dari 15 korban meninggal dunia dalam kecelakaan tersebut. Semasa hidupnya, almarhumah dikenal sebagai sosok yang rajin dan fokus dalam menempuh pendidikan.

Jenazah almarhumah tiba di rumah duka pada Rabu pagi sekitar pukul 08.15 WIB melalui jalur udara dari Jakarta. Tangis keluarga pecah saat jenazah tiba, mengiringi kepulangan putri bungsu dari tiga bersaudara tersebut untuk terakhir kalinya.

Dalam kunjungannya, Wali Kota Maulana turut menyerahkan santunan kepada keluarga korban. Bantuan tersebut terdiri dari Rp50 juta dari PT Jasa Raharja Wilayah Jambi dan Rp40 juta dari Jasa Raharja Putera sebagai santunan meninggal dunia akibat kecelakaan kereta api.

“Kami menyampaikan belasungkawa yang sedalam-dalamnya. Ini musibah yang sangat berat, terlebih almarhumah sedang menempuh pendidikan. Semoga keluarga diberi ketabahan,” ujar Maulana.

Ia juga menegaskan bahwa kehadiran pemerintah tidak hanya sebagai bentuk simpati, tetapi juga untuk memastikan seluruh hak korban, termasuk santunan, dapat tersalurkan dengan baik kepada ahli waris.

Sementara itu, ayah korban, Ruslan, mengungkapkan bahwa keluarga menerima kabar duka pada Selasa (28/04/2026) sekitar pukul 16.30 WIB dari anak keduanya yang berdomisili di Bekasi. Selama menempuh pendidikan, almarhumah tinggal bersama kakaknya di sana dan sehari-hari menggunakan kereta api sebagai sarana transportasi menuju kampus.

Peristiwa kecelakaan tersebut terjadi saat korban dalam perjalanan pulang dari aktivitas kuliahnya. Kejadian itu menjadi akhir perjalanan hidupnya, meninggalkan duka yang mendalam bagi keluarga serta kerabat yang ditinggalkan. (*)

Penulis: Linnaliska
Editor: Linnaliska