EKO PATRIO : Anggota DPR RI dari Fraksi PAN

Eko Patrio Nilai PNM Jadi Jalan Ekonomi Warga Naik Kelas

BENGKULU, bungopos.com - Wakil Ketua Komisi VI DPR, Eko Hendro Purnomo alias Eko Patrio, mengapresiasi langkah yang dilakukan PT Permodalan Nasional Madani (PNM) dan PT Pegadaian (Persero) yang memberikan akses pembiayaan ultra mikro kepada masyarakat. Pasalnya, kehadiran dua lembaga itu sangat bermanfaat, terutama bagi masyarakat miskin yang membutuhkan dukungan permodalan untuk bertahan dan berkembang.

 Dalam agenda Kunjungan Kerja Komisi VI DPR RI ke Kota Bengkulu, Bengkulu, Jumat (10/04/2026), ia menegaskan bahwa PNM memiliki peran penting dalam menjangkau kelompok masyarakat yang selama ini sulit mendapatkan akses pembiayaan formal. Menurut pandangannya, skema yang dijalankan PNM memberi ruang bagi masyarakat miskin ekstrem untuk mulai naik kelas tanpa dibebani syarat yang rumit.

 "Jadi yang pertama saya mengapresiasi langkah-langkah yang dilakukan oleh pihak PNM dan juga Pegadaian, karena memang ini benar-benar Ultra mikro untuk masyarakat terutama masyarakat miskin sangat-sangat bermanfaat ya itu satu," ujar Eko.

 Ia pun menjelaskan, salah satu keunggulan PNM terletak pada pendekatan berbasis kepercayaan. Pendekatan ini, jelasnya, membuat lembaga tersebut tidak membebani nasabah dengan berbagai syarat administratif maupun jaminan barang seperti yang lazim ditemukan pada pola pembiayaan lain sehingga tingkat kepercayaan tetap terjaga dengan baik di tengah jutaan nasabah yang telah dilayani.

 "PNM ini dia tidak perlu yang namanya menggunakan kayak semacam apa namanya ada syarat-syarat tertentu, terus harus ditaruh Barangnya apa dan sebagainya. ini ada-ada kepercayaan di sana gitu ya. tapi alhamdulillah Dari sekian juta nasabah yang ada tidak terjadi permasalahan-permasalahan mendasar kaitan dengan nunda bayar dan sebagainya. jadi ada kepercayaan di dalam," terangnya.

 Eko menilai, selama 10 tahun berdiri, PNM telah menunjukkan perkembangan yang positif. Peningkatan jumlah nasabah, menurut dia, menjadi salah satu indikator bahwa lembaga itu dibutuhkan masyarakat dan mampu menjalankan fungsinya dengan baik. Kehadiran negara melalui PNM pun dinilai menjadi bagian penting dalam memecah persoalan kemiskinan ekstrem.

 "Kalau selama nih PNM Udah 10 tahun ya. artinya peningkatan nasabahnya begitu baik ya. dia kan antesis dari perbankan yang ada, ini kepercayaan saja buat saya gitu, tetapi negara turut hadir. Ini kan PNM ini adalah salah satu salah satu pemecah, pemecah apa ya kalau di sini saya mengatakan tidak adanya kemiskinan yang benar-benar ekstrim. terus kedua juga dalam memberikan kesempatan membuat masyarakat berkembang menjadi baik lagi. pengentasan kemiskinan salah satunya ada dari PNM," paparnya.

 Apalagi, menurut Eko, langkah yang perlu dilakukan saat ini adalah memperkuat dukungan terhadap PNM agar semakin produktif dan berani dalam menjalankan tugasnya di lapangan. Ia juga menilai pendampingan terhadap petugas maupun penguatan kelembagaan penting dilakukan agar PNM dapat terus memperluas manfaat bagi masyarakat bawah. 

 "PNM selama 10 tahun ini sudah sudah kinerja sudah baik. Tinggal kita bantu kita support kita dukung agar mereka lebih produktif lagi," ucapnya.

 Eko optimistis jika hal tersebut konsisten didukung dan dibina, PNM akan semakin berperan dalam mendorong pengentasan kemiskinan di Indonesia. Sebab, ia meyakini, penguatan lembaga pembiayaan ultra mikro seperti PNM akan membantu lebih banyak masyarakat kecil untuk tumbuh, mandiri, dan memiliki masa depan ekonomi yang lebih baik.

 "Saya yakin kalau ini ditumbuhkembangkan, di-support, didukung salah satu (upaya) pengentasan kemiskinan akan hadir di sini dan menjadi lebih baik lagi masyarakat Indonesia jadi nol persen (kemiskinan) sesuai keinginan Bapak Presiden Prabowo," tutupnya. (***)

Editor: arya abisatya
Sumber: https://www.dpr.go.id/