JAMBI, Bungopos.com - Fakultas Dakwah Universitas Islam Negeri (UIN) Sulthan Thaha Saifuddin (STS) Jambi kembali menorehkan prestasi membanggakan di kancah internasional. Di tengah tuntutan digitalisasi pendidikan, dua dosen Fakultas Dakwah berhasil meraih skor sempurna 100 dalam ujian sertifikasi teknologi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence) Google Gemini, Kamis (26/2/2026).
Kegiatan pelatihan dan sertifikasi internasional ini dilangsungkan secara intensif secara daring selama satu hari penuh. Program ini diikuti oleh deretan dosen terbaik, di antaranya Agus Salim, Chandi Febi, Siti Aminah, Andeka Widodo, Nazifah, Shinta Fadilah, serta Anggi Loren dari staf pendukung Fakultas Dakwah.
Inovasi Pembelajaran: Dari Prompting hingga Nano Banana Pelatihan ini bukan sekadar pengenalan teori, melainkan fokus pada penguasaan teknologi AI mutakhir untuk mentransformasi dunia akademik. Para peserta digembleng dengan berbagai
teknik "senjata" digital, seperti:
• Visualisasi Materi: Pemanfaatan Nano Banana untuk mengubah teks dakwah yang kompleks menjadi materi visual yang memikat.
• Interaktivitas Tinggi: Menggunakan NotebookLM untuk menyulap materi statis
menjadi alat bantu belajar yang interaktif bagi mahasiswa.
• Asisten Personal (Gems): Pembuatan asisten AI yang dipersonalisasi khusus untuk
kebutuhan riset dan pengajaran masing-masing dosen.
• Ekosistem Terintegrasi: Sinkronisasi cerdas antara NotebookLM dan Gems langsung
ke dalam Google Classroom dan Google Workspace.
Standar Global Bersama Paideia
Dalam upaya menjaga kualitas, UIN STS Jambi menggandeng Paideia, mitra resmi Google for Education di bidang Professional Development. Sebagai lembaga standar global, Paideia menerapkan ambang batas kompetensi yang sangat ketat.
Puncaknya, para peserta harus melewati ujian evaluasi menyeluruh yang terdiri dari 37 soal dengan durasi 130 menit. Hasilnya luar biasa: dua orang dosen Fakultas Dakwah berhasil menjawab seluruh soal dengan tuntas dan meraih nilai sempurna (100), sementara peserta lainnya mencatatkan nilai gemilang di atas 80.
Komitmen Menuju Kuliah Masa Depan Agus Salim, salah satu peserta yang mengikuti pelatihan, menekankan pentingnya langkah katan kompetensi dosen agar tetap adaptif terhadap perubahan teknologi yang sangat cepat. Dosen sudah selayaknya 'melek' teknologi karena era digitalisasi menuntut inovasi dalam setiap proses pembelajaran," ujar Agus Salim.
Dengan pencapaian ini, Fakultas Dakwah UIN STS Jambi membuktikan bahwa nilai-nilai syiar kini mampu bersinergi dengan teknologi tercanggih. Langkah ini merupakan komitmen nyata fakultas untuk melahirkan rencana perkuliahan dan metode presentasi yang lebih modern, efektif, dan relevan dengan kebutuhan generasi Z dan Alpha di masa Agus Salim, salah satu peserta yang mengikuti pelatihan, menekankan pentingnya langkah ini bagi dunia dakwah.
"Kegiatan ini sangat bermanfaat untuk peningkatan kompetensi dosen agar tetap adaptif terhadap perubahan teknologi yang sangat cepat. Dosen sudah selayaknya 'melek' teknologi karena era digitalisasi menuntut inovasi dalam setiap proses pembelajaran," ujar Agus Salim.
Dengan pencapaian ini, Fakultas Dakwah UIN STS Jambi membuktikan bahwa nilai-nilai syiar kini mampu bersinergi dengan teknologi tercanggih. Langkah ini merupakan komitmen nyata fakultas untuk melahirkan rencana perkuliahan dan metode presentasi yang lebih modern, efektif, dan relevan dengan kebutuhan generasi Z dan Alpha di masa depan.(*)