MUARA BUNGO, bungopos.com – Awan kelabu yang menggantung di langit Sumatera Barat sudah lima hari terakhir menjadi pertanda duka. Ribuan warga terisolasi, akses jalan tertutup, listrik padam, dan ribuan rumah terendam banjir. Namun di tengah situasi darurat itu, aliran kepedulian dari bumi “Langkah Serentak Limbai Seayun” datang membawa harapan.
Minggu sore (30/11/25), tepat pukul 17.00 WIB, halaman Mapolres Bungo terlihat lebih sibuk dari biasanya. Deretan kendaraan logistik berjajar rapi, para personel Polres Bungo sibuk mengemas dan memeriksa paket bantuan. Suasana itu bukan persiapan operasi rutin―melainkan upaya kemanusiaan untuk saudara-saudara mereka di seberang provinsi.
“Bismillahirrahmanirrahim, hari ini kami dari Polda Jambi yang diwakilkan oleh Polres Bungo melaksanakan bantuan kemanusiaan untuk bencana banjir di wilayah hukum Polda Sumatera Barat. Ini instruksi langsung dari Bapak Kapolda Jambi, “ ujar Kapolres Bungo AKBP Natalena Eko Cahyono, S.Kom., M.Si dengan suara mantap namun sarat keprihatinan.
Koordinasi Cepat, Aksi Tepat
Sebelum satu pun kardus diangkat ke atas mobil, Polda Jambi sudah melakukan koordinasi intens dengan Polda Sumbar dan Polres Padang Panjang. Mereka ingin memastikan satu hal: bantuan yang dikirim adalah yang benar-benar dibutuhkan.
Hasilnya, lebih dari 3.800 warga terdata membutuhkan bantuan mendesak.
Dari komunikasi tersebut, diputuskan bahwa bantuan tahap awal harus memuat kebutuhan paling vital:
Peralatan itu disiapkan dengan gerak cepat, seolah semua tangan bekerja digerakkan oleh rasa kemanusiaan yang sama.
Tidak Sekadar Seremonial
Ketika armada logistik mulai bergerak meninggalkan Mapolres Bungo, sinar lampu kendaraan menembus sore yang mulai gelap. Namun pesan Kapolres Bungo justru makin terang:
“Semoga bantuan ini tidak berhenti sampai di sini. Kami akan terus berkomunikasi dan siap memberikan bantuan lanjutan sampai kondisi benar-benar pulih.”
Dalam situasi bencana, bantuan yang datang sekali kirim sering kali tidak cukup. Karena itu, Polda Jambi menegaskan komitmen bahwa upaya mereka tidak berhenti hanya pada pengiriman tahap pertama. Pemantauan dan koordinasi akan terus dilakukan demi memastikan kebutuhan para korban terpenuhi.
Solidaritas dari Bungo untuk Sumatera Barat
Aksi cepat Polda Jambi melalui Polres Bungo ini menjadi pengingat bahwa dalam kondisi sulit, batas wilayah bukanlah sekat. Ketika satu daerah dilanda musibah, daerah lain siap menopang. Kolaborasi antardaerah bukan hanya urusan administrasi pemerintah, tetapi juga cermin solidaritas kemanusiaan.
Di tengah deras hujan yang masih membayangi Sumatera Barat, bantuan yang mengalir dari Bungo membawa lebih dari sekadar logistik. Ia membawa harapan, bahwa masyarakat yang terisolasi tidak menghadapi bencana seorang diri. (aca)