GRAFIS : Jumlah penduduk miskin di kabupaten Bungo

Jumlah Warga Miskin di Bungo Melonjak, Pertumbuhan Ekonomi Diatas Provinsi Jambi

Posted on 2026-07-13 14:13:58 dibaca 93 kali

MUARA BUNGO, bungopos.com — Kabupaten Bungo masih mempertahankan posisinya sebagai salah satu daerah dengan tingkat kemiskinan terendah di Provinsi Jambi. Namun, capaian itu kini dihadapkan pada tantangan baru. Setelah sempat turun selama tiga tahun berturut-turut, jumlah penduduk miskin di daerah ini kembali mengalami kenaikan pada 2025.

Data Badan Pusat Statistik (BPS) dalam Kabupaten Bungo Dalam Angka 2026 menunjukkan jumlah penduduk miskin di Kabupaten Bungo mencapai 20,73 ribu jiwa pada 2025. Angka tersebut naik dibandingkan 2024 yang tercatat 20,04 ribu jiwa.

Kenaikan sekitar 690 orang memang belum mengubah posisi Bungo sebagai daerah dengan tingkat kemiskinan terendah kedua di Provinsi Jambi setelah Kota Sungai Penuh. Namun, tren tersebut menjadi sinyal bahwa tekanan ekonomi masih dirasakan sebagian masyarakat.

Jika ditarik ke belakang, perjalanan kemiskinan di Bungo menunjukkan dinamika yang menarik. Pada 2021 jumlah penduduk miskin masih mencapai 23,64 ribu jiwa. Angka itu kemudian turun menjadi 20,69 ribu jiwa pada 2022, kembali menurun menjadi 20,65 ribu jiwa pada 2023, dan mencapai titik terendah 20,04 ribu jiwa pada 2024.

Selama tiga tahun berturut-turut, Bungo berhasil menekan angka kemiskinan. Namun, pada 2025 tren tersebut berbalik arah.

Meski begitu, jika dibandingkan dengan daerah lain di Provinsi Jambi, kondisi Kabupaten Bungo masih tergolong baik.

Jumlah penduduk miskin di Bungo masih lebih rendah dibanding Kabupaten Tebo yang mencapai 22,10 ribu jiwa, Batang Hari 22,83 ribu jiwa, Muaro Jambi 21,05 ribu jiwa, bahkan jauh di bawah Kota Jambi yang memiliki 47,21 ribu jiwa penduduk miskin. Sementara Kabupaten Merangin masih menjadi daerah dengan jumlah penduduk miskin terbesar, yakni 32,38 ribu jiwa.

Yang lebih penting lagi, persentase penduduk miskin Kabupaten Bungo hanya 5,17 persen, jauh di bawah rata-rata Provinsi Jambi yang mencapai 7,19 persen. Artinya, secara proporsi, hanya sekitar lima dari setiap seratus penduduk Bungo yang hidup di bawah garis kemiskinan.

Capaian tersebut menunjukkan bahwa struktur ekonomi Kabupaten Bungo relatif mampu menjaga kesejahteraan masyarakat dibandingkan sebagian besar kabupaten lain di Provinsi Jambi. Pertumbuhan ekonomi daerah yang mencapai 5,21 persen pada 2025—lebih tinggi dari rata-rata Provinsi Jambi—diduga ikut menopang daya tahan ekonomi masyarakat.

Sementara itu, di saat banyak daerah masih berjibaku menjaga laju ekonomi, Kabupaten Bungo justru mencatatkan salah satu pertumbuhan tercepat di Provinsi Jambi. Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat ekonomi Bungo tumbuh 5,21 persen pada 2025, menempatkannya di peringkat ketiga kabupaten/kota dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di Jambi. Capaian itu melampaui rata-rata pertumbuhan ekonomi Provinsi Jambi yang sebesar 4,93 persen, sekaligus memperlihatkan daya tahan ekonomi daerah di tengah ketidakpastian global.

Pertumbuhan ekonomi sering kali hanya dipahami sebagai angka. Namun bagi Kabupaten Bungo, angka 5,21 persen itu mencerminkan lebih dari sekadar statistik. Di baliknya terdapat aktivitas perdagangan yang tetap bergerak, sektor pertanian yang terus menopang perekonomian, investasi yang bertahan, hingga daya beli masyarakat yang relatif terjaga. (***)

Editor: Arya Abisatya
Sumber: BPS Kabupaten Bungo Dalam Angka 2026
Copyright 2023 Bungopos.com

Alamat: Graha Pena Jambi Ekspres,
Jl. Kapt. Pattimura No. 35 KM. 08
Kenali Besar, Kec. Alam Barajo, Kota Jambi

Telpon: -

E-Mail: bungoposonline@gmail.com