audiensi dari delapan Diskominfo kabupaten/kota se-Provinsi Jambi untuk menyambangi Kantor Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) RI di Jakarta, Senin (9/2/2026).

Jambi Berlari Menuju Digitalisasi 2029, Ini Langkah Nyata Kadis Kominfo Ariansyah

Posted on 2026-02-10 00:15:12 dibaca 46 kali

JAKARTA, Bungopos.com - Pemerintah Provinsi Jambi melakukan langkah strategis besar dalam upaya memutus rantai kesenjangan digital di wilayahnya. Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Provinsi Jambi, Drs. Ariansyah, ME, memimpin langsung rombongan audiensi dari delapan Diskominfo kabupaten/kota se-Provinsi Jambi untuk menyambangi Kantor Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) RI di Jakarta, Senin (9/2/2026).

Langkah jemput bola ini bertujuan untuk mensinkronkan program daerah dengan target ambisius nasional dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2025-2029, sekaligus memastikan Jambi tidak sekadar menjadi penonton dalam transformasi digital Indonesia.

Dalam pertemuan yang berlangsung hangat namun progresif tersebut, Ariansyah memaparkan peta jalan digital Jambi di hadapan para petinggi kementerian. Ia menekankan bahwa Jambi siap mendukung target pusat yang mematok kecepatan internet mobile dan fixed broadband mencapai 100 Mbps pada tahun 2029.

"Provinsi Jambi saat ini berada pada jalur yang tepat. Cakupan populasi 4G kita sudah mencapai 99,69%. Namun, kita tidak boleh berpuas diri. Tantangan nyata kita adalah memeratakan jaringan serat optik (Fiber Optic) ke tingkat desa yang saat ini baru menyentuh angka 0,72%," ungkap Ariansyah dengan nada optimis.

Ia menambahkan, penguatan infrastruktur ini krusial untuk mempersiapkan fondasi teknologi 5G di masa depan. Fokus utama Pemprov Jambi saat ini adalah memastikan seluruh fasilitas publik mulai dari sekolah, puskesmas, hingga kantor desa memiliki koneksi internet yang mumpuni untuk pelayanan masyarakat.

Guna mengatasi kendala geografis, Ariansyah mendorong pemanfaatan satelit multifungsi SATRIA-1. Satelit ini diproyeksikan menjangkau titik-titik yang sulit dijangkau kabel fiber optik. Saat ini, melalui dukungan BAKTI Kominfo, Jambi telah mengoperasikan 545 titik akses internet dan 7 unit BTS.

"Target kami jelas, tidak ada lagi kantor pelayanan publik di Jambi yang terisolasi secara digital. Kami juga memperluas implementasi Layanan Panggilan Darurat 112. Saat ini Kota Jambi, Muaro Jambi, Tanjung Jabung Barat, dan Tanjung Jabung Timur sudah menjadi pionir. Kami ingin seluruh kabupaten lain segera menyusul agar masyarakat cukup mengingat satu nomor untuk segala kondisi darurat," tegasnya.

Isu krusial yang menjadi sorotan utama dalam audiensi ini adalah masih adanya desa yang belum tersentuh sinyal (blank spot), terutama di wilayah Kabupaten Kerinci, Merangin, dan Bungo.

Ariansyah menjelaskan bahwa hambatan sinyal ini berdampak langsung pada kualitas pendidikan dan ekonomi masyarakat pedalaman.

"Kami butuh sinergi. Pemerintah daerah siap menyediakan lahan dan mempermudah perizinan, sementara pusat dan operator seluler membangun infrastrukturnya," jelas Ariansyah.

"Masyarakat dan perangkat desa juga kami minta aktif melaporkan wilayah blank spot melalui aplikasi SIGNAL atau portal resmi Komdigi," tambahnya.

Tidak hanya bicara infrastruktur fisik, Ariansyah juga mengusulkan program pelatihan Training of Trainers (ToT) Talent Digital khusus bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) di Provinsi Jambi. Langkah ini diambil untuk mendukung program Satu Data Indonesia dan memastikan layanan publik berbasis online dijalankan oleh tenaga yang kompeten.

"Transformasi digital bukan hanya soal kabel dan antena, tapi juga soal kesiapan orang-orang yang mengoperasikannya. Kami ingin ASN Jambi menjadi motor penggerak birokrasi digital," ungkapnya.

"Transformasi digital bukan hanya soal kabel dan antena, tapi juga soal kesiapan orang-orang yang mengoperasikannya. Kami ingin ASN Jambi menjadi motor penggerak birokrasi digital," lanjutnya.

Sementara pihak Komdigi menyatakan aspirasi Jambi mendapat sambutan luar biasa dari pihak kementerian. Staf Khusus Menteri Bidang Komunikasi Politik, Arnanto Nurprabowo, menyatakan kekagumannya atas kekompakan tim Diskominfo se-Provinsi Jambi.

"Kami akan memberikan prioritas lebih tinggi bagi Provinsi Jambi. Kunjungan serempak seperti ini menunjukkan komitmen serius dan sinergi yang luar biasa antara provinsi dan kabupaten/kota. Ini adalah contoh koordinasi daerah yang patut diapresiasi," ujar Arnanto.

Ia memastikan bahwa Komdigi tengah mempercepat program Universal Service Obligation (USO) melalui BAKTI. Tahun ini, ribuan Vsat akan dipasang di daerah Non-3T, termasuk sekolah negeri, sekolah agama, pondok pesantren, dan puskesmas di Jambi. "Jambi masuk dalam radar utama kami karena komunikasinya yang sangat aktif ke pusat," lanjut Arnanto.

Pertemuan bersejarah ini turut dihadiri oleh para Kepala Dinas Kominfo dari berbagai kabupaten/kota, di antaranya: Fajar Alamsyah (Tanjung Jabung Timur), Joan Prayuda, (Tanjung Jabung Barat), Amir Hamzah (Batang Hari), Yosrizal (Kota Sungai Penuh), Yuldi Candra (Kerinci), Ruman Syahfudin (Tebo), A. Khoirudin (Merangin), dan Ade Yusuf Abidin (Sekretaris Diskominfo Bungo).

Sementara itu, mendampingi Arnanto Nurprabowo dari pihak Komdigi adalah Isnaldi (Ketua Tim Pusat Pengembangan Aparatur), Anka Raharja (Plh. Dir. Pengembangan Ekosistem Digital), Handoko (PIC Supervisi Layanan BAKTI), serta sejumlah Tenaga Ahli Menteri seperti Maureethania, Sekarwati, Muhammad Safii, dan Widhi Adriansyah.

Audiensi ini menjadi momentum emas bagi Provinsi Jambi untuk berlari mengejar ketertinggalan digital. Dengan kolaborasi lintas sektor ini, visi Jambi Berkompeten menuju transformasi digital 2029 kini terasa makin nyata di depan mata.(*)

Penulis: Linnaliska
Editor: Linnaliska
Copyright 2023 Bungopos.com

Alamat: Graha Pena Jambi Ekspres,
Jl. Kapt. Pattimura No. 35 KM. 08
Kenali Besar, Kec. Alam Barajo, Kota Jambi

Telpon: -

E-Mail: bungoposonline@gmail.com