SOSIALISASI ZAKAT : Di desa Serasah, Kecamatan Pemayung

Memuliakan Desa dengan Berzakat, Baznas Batang Hari Menyapa Warga Serasah

Posted on 2026-02-04 13:48:37 dibaca 167 kali

MUARA BULIAN, bungopos.com - Suasana Aula Desa Serasah, Kecamatan Pemayung, Rabu (4/2) pagi, terasa berbeda dari biasanya. Bukan hanya karena kursi-kursi terisi penuh, tetapi juga karena semangat kebersamaan yang mengalir hangat dalam sosialisasi zakat, infaq, dan sedekah (ZIS) yang digelar Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Batang Hari.

Kegiatan ini menjadi ruang temu antara pemerintah desa, tokoh masyarakat, alim ulama, dan Baznas untuk berbicara dari hati ke hati tentang makna berbagi dan keberkahan harta. Hadir dalam kesempatan tersebut Kepala Desa Serasah, Anda Yani, S.Kom, Ketua BPD Desa Serasah, para tokoh masyarakat, serta alim ulama yang selama ini menjadi rujukan moral dan spiritual warga.

Dari Baznas Kabupaten Batang Hari, tampak Ketua Baznas H. Muslim, M.Sy, didampingi Wakil Ketua Baznas Bidang Penghimpunan ZIS, Mohd Haramen, M.E.Sy. Kehadiran mereka menegaskan komitmen Baznas untuk terus mendekatkan zakat kepada masyarakat hingga ke pelosok desa.

Dalam sambutannya, H. Muslim menekankan bahwa zakat, infaq, dan sedekah bukan sekadar kewajiban ritual, tetapi instrumen sosial yang mampu menggerakkan perubahan. “Zakat adalah jembatan antara yang mampu dan yang membutuhkan. Jika dikelola bersama dengan amanah, maka manfaatnya akan kembali ke masyarakat itu sendiri,” ujarnya.

Sementara itu, Mohd Haramen menjelaskan secara praktis tentang pengelolaan ZIS oleh Baznas, mulai dari penghimpunan hingga penyaluran. Ia menekankan pentingnya kepercayaan publik sebagai fondasi utama. “Baznas hadir bukan hanya mengumpulkan, tetapi memastikan zakat benar-benar berdampak, tepat sasaran, dan memberi harapan. Makanya Baznas Batang Hari membuat berbagai program penyaluran supaya bisa berdampak dalam pemberantasan kemiskinan,” katanya.

Lebih jauh Mohd Haramen juga menegaskan pentingnya masyarakat berzakat melalui Baznas. Karena banyak sekali manfaat yang bisa diperoleh. ''Diantaranya, dengan berzakat melalui Baznas, bukti setoran bisa diklaim sebagai pengurang pajak. Selain itu, Baznas adalah satu-satunya lembaga yang dibentuk negara dan diakui sebagai lembaga pengumpul dan penyalur zakat resmi,'' tukasnya. 

Diskusi berlangsung hidup dan penuh antusiasme. Warga aktif menyampaikan pertanyaan, pandangan, hingga pengalaman mereka terkait zakat dan sedekah. Alur diskusi yang cair tak lepas dari peran Da’i Baznas, Ustadz Amat Sobirin, yang memandu dialog dengan gaya santai namun sarat makna. Sesekali, gelak tawa pecah, menandakan suasana akrab antara narasumber dan peserta.

Kepala Desa Serasah, Anda Yani, S.Kom, menyambut baik kegiatan ini. Ia berharap sosialisasi tersebut dapat menumbuhkan kesadaran kolektif warga untuk menunaikan ZIS melalui lembaga resmi. “Kalau zakat dikelola bersama dan transparan, insyaallah dampaknya bisa kita rasakan langsung di desa,” ujarnya.

Sosialisasi ini bukan sekadar agenda seremonial, melainkan ikhtiar menanamkan nilai kepedulian sosial sejak dari desa. Dari Serasah, pesan tentang pentingnya zakat, infaq, dan sedekah kembali digaungkan—bahwa berbagi bukan mengurangi, melainkan melipatgandakan keberkahan. (***)

Editor: arya abisatya
Copyright 2023 Bungopos.com

Alamat: Graha Pena Jambi Ekspres,
Jl. Kapt. Pattimura No. 35 KM. 08
Kenali Besar, Kec. Alam Barajo, Kota Jambi

Telpon: -

E-Mail: bungoposonline@gmail.com