BANJIR : Kabupaten Bungo kembali dilanda banjir
MUARA BUNGO, bungopos.com – Banjir kembali merendam Dusun Leban, Kecamatan Rantau Pandan, Kabupaten Bungo, Senin (12/1/2026) pagi. Luapan Sungai Batang Bungo yang dipicu hujan deras beberapa hari terakhir membuat ratusan rumah warga terendam, sementara akses jalan utama menuju dusun tersebut lumpuh total dan tak dapat dilalui kendaraan.
Air bah perlahan masuk ke pemukiman warga sejak dini hari. Ketinggian genangan yang terus meningkat memaksa sebagian warga meninggalkan rumah dan mengungsi ke tempat yang lebih aman. Aktivitas masyarakat pun terhenti, termasuk kegiatan belajar mengajar di sekolah yang turut terdampak banjir.
Dusun Leban selama ini dikenal sebagai wilayah rawan banjir. Letaknya yang berada di dataran rendah serta berdekatan langsung dengan aliran Sungai Batang Bungo menjadikan kawasan ini kerap menjadi langganan genangan saat curah hujan meningkat.
Kepala BPBD Kesbangpol Kabupaten Bungo, Zainadi, menjelaskan bahwa banjir kali ini disebabkan oleh intensitas hujan yang tinggi dalam beberapa hari terakhir. Berdasarkan laporan dari Camat Rantau Pandan, sedikitnya sekitar 450 warga terdampak, termasuk sejumlah fasilitas umum seperti rumah warga dan sekolah.
“Curah hujan yang tinggi menyebabkan Sungai Batang Bungo meluap dan berdampak langsung ke Dusun Leban. Laporan sementara menyebutkan sekitar 450 warga terdampak. Wilayah ini memang kerap mengalami banjir karena posisinya berada di bawah aliran sungai,” ujar Zainadi.
Untuk mengantisipasi kondisi darurat, BPBD Kabupaten Bungo langsung menurunkan tim ke lokasi banjir. Proses evakuasi dan pendataan dampak terus dilakukan sejak pagi. Warga yang rumahnya terendam dievakuasi ke fasilitas umum seperti madrasah, sekolah, serta lokasi lain yang dinilai aman dari genangan.
BPBD juga mengerahkan perahu karet guna menjangkau wilayah yang sulit diakses akibat tingginya genangan air.
“Tim sudah berada di lapangan untuk membantu evakuasi dan melakukan identifikasi dampak. Perahu karet kami siagakan untuk mengevakuasi warga yang terjebak banjir,” jelasnya.
Sementara itu, akses jalan menuju Dusun Leban hingga kini masih terendam dan belum bisa dilalui. Meski demikian, BPBD berharap kondisi akan segera membaik apabila hujan berhenti.
“Untuk sementara akses masih lumpuh. Biasanya air akan surut beberapa jam setelah hujan berhenti. Kita berharap tidak ada tambahan hujan,” tambah Zainadi.
Di sisi lain, BPBD Kabupaten Bungo mengimbau masyarakat agar tetap meningkatkan kewaspadaan. Berdasarkan informasi dari BMKG, hingga akhir Februari wilayah Kabupaten Bungo masih berpotensi mengalami hujan lebat disertai angin kencang. Ancaman banjir dan tanah longsor masih membayangi, terutama bagi warga yang tinggal di kawasan bantaran sungai.
Kewaspadaan dan kesiapsiagaan menjadi kunci untuk meminimalkan risiko, sembari berharap cuaca segera membaik dan aktivitas masyarakat dapat kembali normal. (aca)
Alamat: Graha Pena Jambi Ekspres,
Jl. Kapt. Pattimura No. 35 KM. 08
Kenali Besar, Kec. Alam Barajo, Kota Jambi
E-Mail: bungoposonline@gmail.com