Pemotong pita peresmian kantor DPD REI Jambi.Selasa(21/04)

Sinergi Kuat Pemkot dan REI, Maulana Dorong Percepatan Hunian Layak di Jambi

JAMBI, Bungopos.com – Wali Kota Jambi, Maulana, menghadiri sekaligus menjadi narasumber dalam Rapat Kerja Daerah (Rakerda) DPD Real Estate Indonesia (REI) Jambi Tahun 2026 yang dirangkaikan dengan peresmian kantor baru DPD REI Jambi, Selasa (21/4/2026).

Kegiatan yang berlangsung di kawasan Komplek Allegro, Mayang Mangurai, Kecamatan Alam Barajo, Kota Jambi tersebut dibuka secara resmi oleh Wakil Gubernur Jambi, Abdullah Sani. Peresmian kantor ditandai dengan penabuhan gendang, penandatanganan prasasti, serta prosesi pemotongan pita sebagai simbol dimulainya operasional kantor baru REI Jambi.

Mengangkat tema “Soliditas dan Sinergi REI Jambi Menuju Industri Properti yang Tumbuh dan Berdaya Saing”, kegiatan ini menjadi momentum penting dalam memperkuat kolaborasi antara pemerintah dan pelaku usaha properti guna mendorong pembangunan perumahan di Provinsi Jambi.

Dalam arahannya, Wakil Gubernur Abdullah Sani menegaskan bahwa pembangunan harus dilakukan secara kolaboratif dan terintegrasi, terutama dalam menjawab kebutuhan masyarakat berpenghasilan rendah (MBR).

“Pembangunan tidak bisa dilakukan sendiri. Diperlukan sinergi semua pihak, termasuk REI sebagai mitra strategis yang telah berkontribusi dalam penyediaan hunian layak bagi masyarakat,” ujarnya.

Sementara itu, Wali Kota Maulana menegaskan komitmen Pemerintah Kota Jambi dalam mendukung percepatan sektor perumahan melalui berbagai kebijakan strategis. Di antaranya, pemberlakuan Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB) nol rupiah untuk kepemilikan rumah pertama bagi masyarakat kurang mampu, serta percepatan proses Persetujuan Bangunan Gedung (PBG) menjadi hanya satu jam.

“Kebijakan ini merupakan bentuk nyata dukungan kami terhadap program nasional pembangunan 3 juta rumah, sekaligus mendorong kemudahan bagi masyarakat dalam memiliki hunian,” jelasnya.

Ia juga menambahkan bahwa penguatan infrastruktur menjadi bagian dari program prioritas “Kota Tangguh” dalam visi Kota Jambi Bahagia, guna menciptakan ekosistem properti yang inklusif dan berkelanjutan.

“Sinergi dengan REI sangat penting untuk memastikan ketersediaan hunian layak, lingkungan yang tertata, serta infrastruktur pendukung seperti air bersih dan kawasan bebas banjir,” tambah Maulana.

Dengan jumlah penduduk yang terus meningkat, kebutuhan hunian di Kota Jambi juga semakin tinggi. Pemerintah Kota, lanjut Maulana, berkomitmen memastikan pembangunan perumahan berjalan cepat namun tetap tepat sasaran, khususnya bagi masyarakat berpenghasilan rendah.

Di sisi lain, Ketua Umum DPP REI, Joko Suranto, menekankan bahwa sektor properti memiliki kontribusi besar terhadap perekonomian daerah, termasuk terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD).

“Kontribusi sektor properti terhadap PAD bisa mencapai 35 hingga 55 persen. Ini menunjukkan bahwa sektor ini menjadi salah satu penggerak utama ekonomi daerah,” ungkapnya.

Ketua DPD REI Jambi, Abror Lubis, dalam kesempatan tersebut menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Pemerintah Provinsi Jambi maupun Pemerintah Kota Jambi atas dukungan serta sinergi yang telah terjalin dengan baik selama ini.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada pemerintah provinsi dan kota yang terus mendukung REI Jambi. Sinergi ini menjadi kekuatan utama dalam mendorong penyediaan perumahan yang layak dan terjangkau bagi masyarakat,” ujar Abror.

Ia juga menegaskan bahwa kehadiran kantor baru DPD REI Jambi diharapkan mampu meningkatkan kinerja organisasi serta memperkuat pelayanan kepada masyarakat dan para pemangku kepentingan di sektor properti.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut sejumlah pejabat dan pemangku kepentingan, di antaranya perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jambi, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Jambi, jajaran DPD REI se-Indonesia, pimpinan asosiasi pelaku usaha, perbankan, serta mitra kerja REI dan tamu undangan lainnya.(*)

Penulis: Linnaliska
Editor: Linnaliska