Ketua BAZNAS Kota Jambi kala resmi masuk dalam jajaran kepengurusan Ikatan Sarjana Melayu Indonesia (ISMI) Kota Jambi periode 2026–2030

Masuk Kepengurusan ISMI, Ketua BAZNAS Kota Jambi: "Masjid Harus Jadi Episentrum Keberdayaan, Tak Boleh Ada Warga Lapar di Sekitar Kubah

Posted on 2026-09-08 08:03:24 dibaca 113 kali

JAMBI, BungoPos.com — Masjid tak boleh lagi sekadar menjadi tempat sujud yang megah, sementara di sekelilingnya terdapat warga yang berjuang melawan kemiskinan. Komitmen mendalam inilah yang dibawa Ketua BAZNAS Kota Jambi kala resmi masuk dalam jajaran kepengurusan Ikatan Sarjana Melayu Indonesia (ISMI) Kota Jambi periode 2026–2030, yang dilantik khidmat di Aula Griya Mayang, Kota Jambi, Senin malam (7/9/2026).

Masuknya pimpinan BAZNAS dalam tubuh ISMI bukan sekadar penyegaran struktur organisasi, melainkan sebuah gerak taktis untuk merajut kekuatan intelektual dan pengentasan kemiskinan berbasis spiritual. Lewat sinergi ini, BAZNAS dan ISMI Kota Jambi bersiap tancap gas menyisir basis data mustahiq (penerima zakat) dan muzakki (pemberi zakat) langsung dari barisan shaf dan jaringan kawan masjid di seluruh penjuru kota.

Ketua BAZNAS Kota Jambi menegaskan bahwa kolaborasi ini adalah jawaban atas tantangan sosial yang kian kompleks. Masjid harus dikembalikan pada fungsi aslinya sebagai benteng ekonomi dan sosial umat.

“Kita tidak boleh membiarkan ada jemaah yang khusyuk beribadah di dalam masjid, sementara tepat di luar temboknya ada tetangga yang menahan lapar. Masuknya BAZNAS di ISMI adalah ikhtiar menyatukan pemikiran sarjana Melayu dengan instrumen zakat. Kita akan sisir masjid ke masjid—memastikan mustahiq terlayani dengan bermartabat dan muzakki tergerak menunaikan kewajibannya,” tegas Ketua BAZNAS Kota Jambi.

Langkah konkret ini bertaut lurus dengan program unggulan ISMI Kota Jambi yang menggagas 30 masjid percontohan. Program tersebut diproyeksikan menjadi laboratorium sosial untuk menghidupkan kegiatan remaja masjid, pembinaan karakter, sekaligus pusat distribusi keadilan ekonomi warga.

Wali Kota Jambi, Dr. dr. H. Maulana, M.K.M., memberikan apresiasi mendalam atas hadirnya kolaborasi strategis ini. Menurut Maulana, pembangunan Kota Jambi tidak boleh hanya diukur dari megahnya infrastruktur fisik, tetapi harus menyentuh ketahanan moral dan kemakmuran warga dari akar rumput.

“Penguatan fungsi masjid sejalan dengan visi Kota Jambi Bahagia yang bersih, aman, harmonis, dan agamis. Masjid harus kembali menjadi ruang yang mampu menghadirkan kegiatan positif, terutama bagi generasi muda. Saya yakin dan mengapresiasi ISMI bersama BAZNAS yang mulai bergerak nyata dari masjid,” ujar Maulana.

Ketua PD ISMI Kota Jambi, Dr. Ardi, menyampaikan bahwa kepengurusan anyar ini sengaja menghimpun ragam latar belakang profesi—mulai dari akademisi, advokat, pengusaha, hingga praktisi keagamaan—agar setiap program yang dirancang tidak berhenti sebagai dokumen di atas kertas.

“ISMI tidak boleh hanya gagah secara nama. Kehadiran elemen seperti BAZNAS memastikan setiap gagasan sarjana Melayu langsung menancap ke masyarakat melalui aksi nyata,” kata Ardi.

Selain pendataan zakat dan optimalisasi 30 masjid percontohan, ISMI Kota Jambi juga menyiapkan langkah pembinaan bagi 100 anak yatim secara berkelanjutan, pendampingan UMKM perempuan berbasis masjid, hingga perhelatan Festival Anak Melayu.

Prosesi pelantikan yang dipimpin Ketua PW ISMI Provinsi Jambi, H. Ernawati, serta diwarnai lantunan Shalawat Busyro tersebut turut dihadiri Wakil Wali Kota Jambi Diza Hazra Aljhosa, Ketua DPRD Kota Jemas Faried Alfarelly, Sekda Kota Jambi A. Ridwan, Ketua LAM Kota Jambi Datuk Aswan, Kapolresta Jambi Kombes Pol. Ananto Herlambang, Kejari Jambi Dr. Kamin, serta jajaran panitia di bawah kepemimpinan Muhammad Saleh Azim.(*)

Penulis: Linnaliska
Editor: Linnaliska
Copyright 2023 Bungopos.com

Alamat: Graha Pena Jambi Ekspres,
Jl. Kapt. Pattimura No. 35 KM. 08
Kenali Besar, Kec. Alam Barajo, Kota Jambi

Telpon: -

E-Mail: bungoposonline@gmail.com