Gegana Brimob Dampingi Simulasi di Terminal Petikemas

Pelindo Jambi Uji Respons Darurat Ancaman Bom, Gegana Brimob Dampingi Simulasi di Terminal Petikemas

Posted on 2026-08-06 20:57:05 dibaca 143 kali

MUARO JAMBI, BungoPos.com - Ancaman terhadap keamanan pelabuhan dapat terjadi kapan saja. Karena itu, kesiapsiagaan menjadi faktor utama dalam memastikan operasional tetap aman dan layanan kepada pengguna jasa tidak terganggu. Berangkat dari komitmen tersebut, PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 2 Jambi menggelar Drill HSSE Simulasi Penggunaan Alat Pemadam Api Ringan (APAR) dan Ancaman Bom di Terminal Petikemas Pelindo Talang Duku, Kamis (6/8).

 Kegiatan ini melibatkan berbagai pemangku kepentingan di lingkungan pelabuhan dan mendapat dukungan dari Detasemen Gegana Sat Brimob Polda Jambi sebagai bagian dari upaya memperkuat sinergi dalam menghadapi potensi keadaan darurat.

Kegiatan tersebut diikuti oleh unsur KSOP Pelabuhan Kelas III Pelabuhan Talang Duku, KSKP Pelabuhan Talang Duku, Balai Kekarantinaan Kesehatan (BKK) Kelas II Jambi, Pemerintah Desa Talang Duku, serta Pelindo Jambi Group, yang terdiri atas PT Pelabuhan Tanjung Priok, PT IPC Terminal Petikemas, PT Pelindo Jasa Maritim, PT Berkah Industri Mesin Angkat, MTI, dan JAI. Hadir pula Komandan Detasemen Gegana Sat Brimob Polda Jambi, Kompol Ginda J. Silalahi, beserta jajaran, sebagai bentuk dukungan terhadap penguatan sistem keamanan dan keselamatan di kawasan pelabuhan.

General Manager PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 2 Jambi, Febrianto Zenny Sulistyo Hari Murti, mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam membangun budaya Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3), sekaligus memperkuat implementasi prinsip Governance, Risk, and Compliance (GRC) melalui peningkatan kesiapsiagaan seluruh personel dalam menghadapi berbagai potensi kondisi darurat serta mempererat kolaborasi dengan para pemangku kepentingan.

"Melalui drill ini, kami melatih kesiapan Tim Tanggap Darurat dalam menghadapi kondisi darurat yang sesungguhnya. Kegiatan ini juga menjadi sarana untuk menguji efektivitas SOP pengamanan yang telah diterapkan, sekaligus meningkatkan kesadaran seluruh pekerja bahwa keselamatan, kesehatan kerja, dan keamanan merupakan tanggung jawab bersama. Dengan demikian, budaya K3 dan penerapan GRC tidak hanya menjadi kebijakan perusahaan, tetapi juga tercermin dalam setiap langkah mitigasi risiko yang kami lakukan," ujar Febrianto.

Sebagai bagian dari kegiatan, peserta juga mendapatkan pembekalan dari jajaran Subden 2 Jibom Sat Brimob Polda Jambi. AKP Yudianto, Kasubden 2 Jibom Sat Brimob Polda Jambi, bersama Ipda Suwandi, Sibden 2 Jibom Sat Brimob Polda Jambi, memperkenalkan jenis-jenis ancaman bom, prinsip dasar penanganannya, serta langkah-langkah awal yang perlu dilakukan apabila ditemukan benda mencurigakan. Materi juga mencakup prosedur sederhana yang dapat diterapkan, baik di lingkungan perusahaan maupun di tengah masyarakat, hingga petugas berwenang melakukan penanganan lebih lanjut. Usai pembekalan, Junior Manager HSSE PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 2 Jambi memberikan pengarahan teknis mengenai skenario yang akan dijalankan.

Selanjutnya, seluruh peserta mengikuti simulasi penanganan ancaman bom di area Terminal Petikemas Pelindo Talang Duku, mulai dari penerimaan informasi adanya ancaman, aktivasi Tim Tanggap Darurat, proses evakuasi pekerja, pengamanan area, hingga penanganan objek mencurigakan oleh personel Jibom sesuai standar operasional yang berlaku.

Melalui simulasi tersebut, seluruh unsur yang terlibat menguji kecepatan respons, efektivitas koordinasi lintas instansi, serta implementasi Standar Operasional Prosedur (SOP) pengamanan dalam menghadapi potensi ancaman di kawasan pelabuhan. Hasil evaluasi dari pelaksanaan drill ini menjadi bahan penyempurnaan prosedur, sehingga setiap personel memiliki pemahaman yang sama dan mampu bertindak cepat, tepat, serta terkoordinasi apabila menghadapi kondisi darurat yang sebenarnya.

Melalui kegiatan ini, PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 2 Jambi menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat budaya Health, Safety, Security, and Environment (HSSE) sebagai fondasi terciptanya pelabuhan yang aman, tangguh, dan andal. Sinergi antara operator pelabuhan, aparat keamanan, regulator, serta seluruh pemangku kepentingan diharapkan semakin memperkuat sistem keamanan kawasan pelabuhan, menjaga kelancaran operasional, sekaligus memberikan rasa aman bagi pengguna jasa dan masyarakat di sekitar pelabuhan.(*) 

Penulis: Linnaliska
Editor: Linnaliska
Copyright 2023 Bungopos.com

Alamat: Graha Pena Jambi Ekspres,
Jl. Kapt. Pattimura No. 35 KM. 08
Kenali Besar, Kec. Alam Barajo, Kota Jambi

Telpon: -

E-Mail: bungoposonline@gmail.com