PENGUKUHAN LAM : Bupati H Dedy Putra menghadiri pengukuhan LAM Kabupaten Bungo

Di Bawah Payung Adat, Bungo Menjaga Jati Diri Melayu

Posted on 2026-08-03 18:02:25 dibaca 32 kali

MUARO BUNGO, bungopos.com – Di tanah yang menjunjung tinggi falsafah adat bersendi syarak, syarak bersendi Kitabullah, pelestarian budaya bukan sekadar menjaga warisan masa lalu, melainkan merawat jati diri sebuah daerah. Semangat itulah yang terasa kuat saat Bupati Bungo H. Dedy Putra bersama Wakil Bupati Tri Wahyu Hidayat menghadiri Pengukuhan Pengurus Lembaga Adat Melayu (LAM) Kabupaten Bungo, Senin (3/8/2026), di Wisma Alisudin, Rumah Dinas Bupati Bungo.

Suasana penuh khidmat mewarnai prosesi pengukuhan yang sarat makna. Dalam kesempatan tersebut, Drs. H. Tobroni Yusuf resmi mengemban amanah sebagai Ketua Lembaga Adat Melayu Kabupaten Bungo. Prosesi pengukuhan dipimpin langsung oleh Wakil Ketua Lembaga Adat Melayu Provinsi Jambi, Drs. Hasan Basri Jamid, sebagai simbol estafet kepemimpinan dalam menjaga marwah adat Melayu di Bumi Langkah Serentak Limbai Seayun.

Bupati Bungo H. Dedy Putra menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh jajaran pengurus yang baru dikukuhkan. Menurutnya, Lembaga Adat Melayu memiliki posisi yang sangat strategis, bukan hanya sebagai penjaga nilai-nilai tradisi, tetapi juga sebagai mitra pemerintah dalam membangun masyarakat yang berkarakter, berbudaya, dan tetap berpijak pada kearifan lokal.

"Kami mengucapkan selamat kepada Ketua dan seluruh Pengurus Lembaga Adat Melayu Kabupaten Bungo yang telah dikukuhkan. Semoga amanah ini dapat dijalankan dengan sebaik-baiknya untuk menjaga marwah adat Melayu sekaligus menjadi mitra pemerintah dalam mewujudkan Kabupaten Bungo yang berbudaya, harmonis, dan sejahtera," ujar Bupati.

Lebih lanjut, ia berharap sinergi antara Pemerintah Kabupaten Bungo dan Lembaga Adat Melayu terus diperkuat. Di tengah derasnya arus globalisasi dan perubahan sosial, kolaborasi tersebut dinilai penting untuk menanamkan nilai-nilai adat, etika, serta kearifan lokal kepada generasi muda agar tetap mengenal akar budayanya tanpa kehilangan daya saing di masa depan.

Bagi masyarakat Melayu, adat bukan sekadar rangkaian seremoni, melainkan pedoman hidup yang membentuk tata krama, mempererat persaudaraan, dan menjadi perekat kehidupan bermasyarakat. Karena itu, keberadaan Lembaga Adat Melayu memiliki peran penting dalam menjaga keseimbangan antara kemajuan pembangunan dengan kelestarian identitas budaya.

Kehadiran Bupati dan Wakil Bupati dalam prosesi pengukuhan tersebut menjadi penegasan komitmen Pemerintah Kabupaten Bungo untuk terus memperkuat peran lembaga adat sebagai mitra strategis dalam menjaga persatuan masyarakat, merawat warisan budaya, serta memastikan nilai-nilai luhur Melayu tetap hidup dan berkembang dari generasi ke generasi.

Di Bumi Langkah Serentak Limbai Seayun, kemajuan tidak hanya diukur dari pembangunan fisik, tetapi juga dari kemampuan menjaga akar budaya. Sebab, negeri yang besar bukan hanya yang mampu membangun gedung-gedung megah, melainkan yang tetap teguh memelihara adat, menghormati leluhur, dan mewariskan jati diri kepada anak cucunya.

Editor: Arya Abisatya
Sumber: https://www.bungokab.go.id/
Copyright 2023 Bungopos.com

Alamat: Graha Pena Jambi Ekspres,
Jl. Kapt. Pattimura No. 35 KM. 08
Kenali Besar, Kec. Alam Barajo, Kota Jambi

Telpon: -

E-Mail: bungoposonline@gmail.com