MEMUKAU : Kegiatan ujian seni budaya MTsN 4 Bungo
MUARA BUNGO, bungopos.com — Di tengah derasnya arus digitalisasi dan perubahan zaman, pelestarian budaya tidak cukup hanya diajarkan melalui teori. Ia harus dihidupkan, dirasakan, dan diekspresikan. Semangat itulah yang tampak dalam pelaksanaan ujian praktik mata pelajaran Seni Budaya bidang seni tari yang kembali digelar oleh MTsN 4 Bungo untuk peserta didik kelas VII C pada Senin (08/06).
Lebih dari sekadar ujian akademik, kegiatan ini menjelma menjadi ruang aktualisasi diri bagi para siswa untuk menunjukkan kemampuan, kreativitas, dan keberanian mereka dalam mengolah gerak tari sebagai bahasa seni yang sarat makna. Di hadapan guru dan teman-teman mereka, para peserta didik tampil penuh percaya diri membawakan berbagai tarian yang telah dipelajari selama proses pembelajaran.
Di bawah bimbingan guru Seni Budaya, Widya Novitri, S.Pd., setiap kelompok menghadirkan penampilan yang tidak hanya menampilkan ketepatan gerak, tetapi juga kekompakan, penghayatan, serta kemampuan berkomunikasi melalui ekspresi tubuh. Gerakan demi gerakan yang ditampilkan menjadi cerminan proses belajar yang telah mereka lalui dengan tekun dan penuh dedikasi.
Suasana ujian berlangsung meriah namun tetap edukatif. Tawa, semangat, dan antusiasme para siswa berpadu dengan nuansa seni yang hidup di lingkungan madrasah. Di setiap penampilan, terlihat bagaimana para peserta didik berusaha memberikan yang terbaik, menunjukkan bahwa seni bukan sekadar hiburan, melainkan sarana pembentukan karakter dan pengembangan potensi diri.
Menurut Widya Novitri, kegiatan praktik seni tari merupakan bagian penting dalam proses pembelajaran Seni Budaya karena memberikan kesempatan kepada siswa untuk belajar secara langsung melalui pengalaman. Ia memberikan apresiasi tinggi kepada seluruh peserta didik yang telah menunjukkan kreativitas dan kerja keras dalam mempersiapkan penampilan mereka.
"Yang dinilai bukan hanya hasil akhirnya, tetapi juga proses belajar, kedisiplinan, tanggung jawab, kerja sama tim, serta keberanian untuk tampil di depan umum. Semua itu merupakan bekal penting bagi masa depan mereka," ungkapnya.
Di era global yang semakin kompetitif, kemampuan berkolaborasi, berpikir kreatif, dan memiliki kepercayaan diri menjadi kompetensi yang sangat dibutuhkan. Melalui kegiatan seni tari, nilai-nilai tersebut tumbuh secara alami dalam diri peserta didik. Mereka belajar menghargai perbedaan, membangun solidaritas, serta memahami bahwa keberhasilan sebuah pertunjukan lahir dari kerja sama yang harmonis.
Kegiatan ini sekaligus menjadi bukti bahwa madrasah tidak hanya berperan sebagai pusat penguatan ilmu pengetahuan dan keagamaan, tetapi juga sebagai ruang pengembangan bakat, seni, dan budaya. Dengan mengintegrasikan pendidikan karakter melalui seni, MTsN 4 Bungo terus menegaskan komitmennya dalam melahirkan generasi yang cerdas, berakhlak, kreatif, dan mencintai warisan budaya bangsa.
Di balik setiap langkah tari yang ditampilkan siswa kelas VII C, tersimpan pesan besar tentang harapan masa depan. Bahwa pendidikan terbaik bukan hanya mencetak peserta didik yang unggul secara akademik, tetapi juga generasi yang mampu mengekspresikan diri, menghargai budaya, dan percaya pada potensi yang mereka miliki. (***)
Alamat: Graha Pena Jambi Ekspres,
Jl. Kapt. Pattimura No. 35 KM. 08
Kenali Besar, Kec. Alam Barajo, Kota Jambi
E-Mail: bungoposonline@gmail.com