UPACARA : Hari lahir Pancasila di Lapangan Kantor Bupati Bungo yang diikuti oleh siswa MAN 1 Bungo
MUARA BUNGO, bungopos.com - – Pagi yang khidmat menyelimuti halaman Kantor Bupati Bungo, Senin (1/6/2026). Di tengah kibaran Merah Putih dan lantunan lagu kebangsaan yang menggema penuh semangat, keluarga besar Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Bungo hadir sebagai bagian dari mozaik kebangsaan dalam Upacara Gabungan memperingati Hari Lahir Pancasila Tahun 2026.
Momentum bersejarah ini bukan sekadar seremoni tahunan. Lebih dari itu, ia menjadi ruang refleksi kolektif untuk meneguhkan kembali komitmen terhadap nilai-nilai luhur yang menjadi fondasi berdirinya bangsa Indonesia. Di antara ratusan peserta yang memadati lapangan upacara, tampak Wakil Kepala Madrasah Bidang Humas, Pembina OSIM, perwakilan majelis guru, serta siswa-siswi yang aktif dalam berbagai organisasi ekstrakurikuler MAN 1 Bungo mengikuti setiap rangkaian kegiatan dengan penuh khidmat dan disiplin.
Upacara yang dihadiri jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Aparatur Sipil Negara (ASN), TNI, Polri, organisasi kepemudaan, serta pelajar se-Kabupaten Bungo itu dipimpin oleh Dandim 0416/Bute, Letkol Inf Yudi Susilo Yudhanto, S.E., M.P.A., yang membacakan amanat Bupati Bungo H. Dedy Putra, S.H., M.Kn.
Di tengah arus perubahan global yang begitu cepat, pesan tentang pentingnya menjaga persatuan, memperkuat toleransi, dan menghidupkan semangat gotong royong terasa semakin relevan. Nilai-nilai itulah yang selama ini terus ditanamkan di lingkungan MAN 1 Bungo sebagai bagian dari pembentukan karakter peserta didik.
Wakil Kepala Humas MAN 1 Bungo, Suryadi, S.Ag, menegaskan bahwa keikutsertaan madrasah dalam peringatan Hari Lahir Pancasila memiliki makna yang jauh lebih dalam daripada sekadar memenuhi agenda seremonial.
"Pancasila harus hadir dalam tindakan nyata, bukan hanya dihafal sebagai teks. Melalui kegiatan seperti ini, siswa belajar tentang persatuan, menghargai perbedaan, disiplin, dan tanggung jawab sebagai warga negara," ungkapnya.
Menurutnya, para siswa yang tergabung dalam berbagai organisasi ekstrakurikuler memiliki peran strategis sebagai agen perubahan. Mereka bukan hanya representasi madrasah, tetapi juga generasi penerus yang akan menentukan arah masa depan bangsa. Karena itu, menanamkan nilai Pancasila sejak dini merupakan investasi karakter yang sangat berharga.
Pemandangan para guru dan siswa yang berdiri tegap dalam barisan, mengenakan seragam kebanggaan masing-masing, menjadi simbol harmonisasi antara pendidikan, nasionalisme, dan pengabdian. Setiap langkah yang mereka ayunkan di lapangan upacara mencerminkan tekad untuk terus menjaga warisan luhur bangsa di tengah tantangan zaman yang semakin kompleks.
Keikutsertaan MAN 1 Bungo dalam upacara gabungan ini juga menunjukkan sinergi yang kuat antara dunia pendidikan dan pemerintah daerah dalam membangun generasi muda yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga kokoh dalam karakter dan wawasan kebangsaan.
Hari Lahir Pancasila tahun ini seakan mengingatkan kembali bahwa kekuatan Indonesia bukan terletak pada kesamaan, melainkan pada kemampuan merawat keberagaman dalam bingkai persatuan. Nilai itulah yang terus dihidupkan oleh MAN 1 Bungo melalui berbagai aktivitas pendidikan dan pembinaan siswa.
Dari halaman Kantor Bupati Bungo, semangat itu kemudian akan dibawa pulang ke ruang-ruang kelas, ke organisasi siswa, ke kegiatan ekstrakurikuler, hingga ke tengah masyarakat. Sebab Pancasila sejatinya bukan hanya untuk diperingati setiap tanggal 1 Juni, melainkan untuk dihidupi setiap hari.
MAN 1 Bungo membuktikan bahwa menanamkan nasionalisme tidak harus dengan kata-kata besar. Cukup dengan hadir, berpartisipasi, dan memberi teladan, madrasah telah ikut menyalakan api Pancasila di hati generasi penerus bangsa. (***)
Alamat: Graha Pena Jambi Ekspres,
Jl. Kapt. Pattimura No. 35 KM. 08
Kenali Besar, Kec. Alam Barajo, Kota Jambi
E-Mail: bungoposonline@gmail.com