Peninjauan lokasi wisata kuliner kota tua. Kamis (02/04)
JAMBI, Bungopos.com – Pemerintah Kota Jambi terus mematangkan persiapan jelang peresmian Pusat Kuliner Wisata Kota Tua yang berlokasi di kawasan Pasar, tepatnya di area parkir depan Hotel Duta. Wali Kota Jambi, Dr. dr. H. Maulana, M.K.M., turun langsung ke lapangan untuk memastikan kesiapan akhir program tersebut, Kamis (02/04/2026).
Dalam kunjungan itu, Wali Kota didampingi jajaran kepala perangkat daerah, pihak BUMD PT Siginjai Sakti selaku pengelola, serta unsur kecamatan dan kelurahan setempat.
Program ini menjadi bagian dari upaya Pemkot Jambi menghidupkan kembali kawasan Kota Tua yang selama ini cenderung sepi, terutama pada malam hari. Konsep yang diusung menggabungkan aktivitas ekonomi berbasis kuliner dengan sentuhan budaya dan sejarah lokal.
Maulana menyampaikan, kawasan tersebut dijadwalkan resmi dibuka pada Jumat malam (03/04/2026). Ia menekankan bahwa revitalisasi Kota Tua telah dirancang sejak awal masa kepemimpinannya, dengan harapan kawasan ini kembali aktif sepanjang hari.
Menurutnya, pengembangan tidak hanya berfokus pada peningkatan ekonomi masyarakat, tetapi juga mengangkat nilai historis yang melekat di kawasan tersebut. Ia ingin generasi muda Jambi mengenal kembali jejak masa lalu melalui ruang publik yang hidup dan produktif.
“Di sini nanti bukan sekadar tempat makan, tetapi juga ruang mengenang sejarah. Kita ingin kawasan ini kembali punya makna bagi masyarakat,” ujarnya.
Ke depan, pengembangan kawasan tidak berhenti di titik awal. Pemerintah berencana memperluas konsep hingga ke area Masjid Magatsari dengan menghadirkan nuansa wisata religi dan budaya Melayu.
Untuk mendukung kenyamanan pengunjung, Pemkot telah melakukan berbagai pembenahan, mulai dari pemasangan pencahayaan, perbaikan akses jalan, hingga sistem pengelolaan kebersihan dan limbah agar kawasan tetap tertata meski beroperasi hingga malam hari.
Wali Kota juga mendorong partisipasi pemilik ruko di sekitar lokasi untuk ikut mempercantik lingkungan, seperti pengecatan dan penataan tampilan bangunan agar kawasan terlihat lebih menarik dan berwarna.
Sementara itu, Plt Direktur PT Siginjai Sakti, Ardiansyah, mengungkapkan bahwa persiapan kegiatan telah hampir rampung. Ia menyebut kesiapan fisik saat ini telah mencapai sekitar 90 persen.
Konsep lapak kuliner yang digunakan bersifat knockdown, sehingga mudah dipasang dan dibongkar dalam waktu singkat. Dari sisi peserta, antusiasme pelaku usaha cukup tinggi, dengan hampir 60 pendaftar. Namun, untuk tahap awal, jumlah tenant dibatasi sebanyak 40 pelaku usaha.
Selain menyajikan beragam kuliner, kawasan ini juga akan diramaikan dengan berbagai kegiatan hiburan, mulai dari pertunjukan musik, lomba, festival bernuansa Melayu, hingga pameran kreatif seperti batu akik.
Fasilitas pendukung pun telah disiapkan, termasuk area parkir, tenda usaha, meja kursi, serta panggung hiburan untuk live music. Pelaku UMKM yang terlibat diprioritaskan berasal dari warga lokal, khususnya yang memiliki pengalaman di bidang kuliner.
Untuk biaya operasional, tenant hanya dikenakan retribusi ringan sebesar Rp27.500 per hari, yang sudah mencakup fasilitas dasar seperti tenda dan listrik.
Dengan konsep yang terintegrasi antara ekonomi, budaya, dan hiburan, Pemkot Jambi optimistis Pusat Kuliner Wisata Kota Tua akan menjadi magnet baru bagi masyarakat sekaligus mendorong geliat ekonomi di jantung kota.(*)
Alamat: Graha Pena Jambi Ekspres,
Jl. Kapt. Pattimura No. 35 KM. 08
Kenali Besar, Kec. Alam Barajo, Kota Jambi
E-Mail: bungoposonline@gmail.com